Seorang Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Manggisan Jember Divonis Bebas

Kompas.com - 15/09/2020, 19:01 WIB
Kasi Pidsus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono saat memberikan keterangan terkait vonis majlis hakim soal perkara korupsi pasar manggisan BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMKasi Pidsus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono saat memberikan keterangan terkait vonis majlis hakim soal perkara korupsi pasar manggisan

JEMBER, KOMPAS.com –Terdakwa kasus korupsi Pasar Manggisan, Direktur PT Maksi Solusi Enginering Irawan Sugeng Widodo alias Dodik divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor, Surabaya, Selasa (15/9/2020).

Majelis hakim menilai dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Irawan tak terbukti.

Sedangkan tiga terdakwa lainnya divonis bersalah dalam kasus rehabilitasi pasar tradisional di Kecamatan Tanggul tersebut.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Ma'ruf mendapatkan vonis empat tahun penjara, denda Rp 500.000.000 subsider dua bulan penjara.

Pelaksana kegiatan pembangunan pasar Edy Sandi divonis enam tahun penjara dan denda Rp 200.000.000 dengan subsider dua bulan.

Edy juga wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 1, 181 miliar dan diancam tiga tahun penjara jika tak membayar.

Lalu, terdakwa Fariz Nur Hidayat yang merupakan tim konsultasi perencana Pasar Manggisan divonis lima tahun penjara dengan denda Rp 200.000.000 subsider dua bulan. Fariz juga harus membayar ganti rugi sebesar Rp 90.000.000 dan terancam satu tahun penjara jika tak dibayar.

Baca juga: Sepasang Remaja Berusia 15 Tahun dan 12 Tahun Dinikahkan karena Pulang Malam

Kasi Pidsus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono mengatakan, dalam pembacaan putusan majelis hakim, ada dissenting opinion atau pendapat yang berbeda.

“Terkait putusan tersebut, hakim tidak bulat semuanya menyatakan bahwa terdakwa Irawan Sugeng Widodo tidak bersalah,” kata Setyo saat ditemui Kompas.com di ruangannya, Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, ada seorang hakim yang menyatakan terdakwa Irawan Sugeng Widodo bersalah dalam kasus itu. Namun, Setyo tak memerinci majelis hakim dalam persidangan itu.

“Saya belum lihat salinan putusannya, karena ini terkait keyakinan para majelis hakim,” tutur dia.

Setyo belum memutuskan melakukan banding atau tidak terkait putusan terhadap tiga terdakwa yang dinyatakan bersalah. Sebab, putusan tersebut sudah lebih dari dua per tiga tuntutan JPU.

Namun, Setyo akan mempelajari salinan putusan resmi dari PN Tipikor terkait vonis Irawan Sugeng untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

“Selanjutnya kami akan menyatakan kasasi PN Tipikor, lalu penyusunan memori kasasi yang akan dibuat kepada MA,” terang dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung, Pelaku Suami Siri, Dipicu karena Cemburu

Fakta Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung, Pelaku Suami Siri, Dipicu karena Cemburu

Regional
Langka, Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Langka, Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Regional
PDI-P Pecat 5 Kadernya di Jateng karena Lawan Kebijakan Partai soal Pilkada 2020

PDI-P Pecat 5 Kadernya di Jateng karena Lawan Kebijakan Partai soal Pilkada 2020

Regional
Oknum Brimob Jual-Beli Senapan Serbu di Papua, Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polisi

Oknum Brimob Jual-Beli Senapan Serbu di Papua, Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polisi

Regional
Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Regional
Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Regional
Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Regional
Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Regional
15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Regional
30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

Regional
Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X