Bawaslu Papua Proses Temuan Dugaan Pelanggaran di Pilkada Merauke dan Yahukimo

Kompas.com - 15/09/2020, 16:40 WIB
Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIAnggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach

JAYAPURA, KOMPAS.com - Anggota Komisioner Bawaslu Papua Ronald Manoach mengatakan, ada dua temuan dugaan pelanggaran pilkada yang sedang diproses saat ini.

Kedua temuan tersebut berupa video yang beredar di media sosial.

Baca juga: Sepasang Remaja Berusia 15 Tahun dan 12 Tahun Dinikahkan karena Pulang Malam

"Sampai saat ini temuan Bawaslu ada dua, di Yahukimo dan Merauke. Itu sudah ditangani di masing-mawing Bawaslu di sana dan sedang berproses," kata Ronald saat dihubungi, Selasa (15/9/2020).

Temuan dugaan pelanggaran pemilu itu di antaranya, video yang memperlihatkan bakal calon bupati Merauke Hendrikus Mahuze memberikan uang kepada pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan video pertemuan bakal calon bupati Yahukimo Abock Busup dengan anggota Komisioner KPU Papua Zufri Abubakar.

Ronald menyebutkan, proses penanganan temuan dugaan pelanggaran pilkada di Merauke sudah sampai tahap klarifikasi.

"Untuk Merauke prosesnya sudah klarifikasi oleh Bawaslu Merauke kepada bakal calon bupati dan juga pimpinan partai PKS Merauke," kata dia.

Sementara terkait temuan dugaan pelanggara pilkada di Yahukimo, Ronald memastikan Bawaslu Papua akan terlibat.

Sebab, dugaan pelanggaran pilkada itu melibatkan anggota Bawaslu Papua.

"Untuk yang Yahukimo karena ada oknum anggota KPU provinsi maka ditangani juga Bawaslu provinsi, maka kita juga akan minta klasifikasi," tutur Ronald.

Baca juga: Hanya Bisa Diakses Pesawat Kecil, Kabupaten Puncak, Papua, Masih Bebas dari Covid-19

Pilkada serentak 2020 di Papua akan diselenggarakan di 11 Kabupaten. Di antaranya, Yahukimo, Keerom, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya, Merauke, Boven Digoel, Asmat, Supiori, Waropen, Yalimo dan Nabire.

Sebanyak 35 pasangan calon telah mendaftar ke KPU setempat untuk ikut serta dalam Pilkada Serentak 2020 di Papua.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X