Polisi Gerebek Tempat Karaoke, Pergoki Pemandu Lagu Sedang Mesum di Kamar Mandi

Kompas.com - 15/09/2020, 16:23 WIB
Ilustrasi prostitusi SHUTTERSTOCKIlustrasi prostitusi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Praktik prostitusi berkedok layanan karaoke di Kota Madiun, Jawa Timur, berhasil diungkap polisi.

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai muncikari berinisial YAP (46).

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Anduko mengatakan, terungkapnya praktik prostitusi terselubung tersebut setelah polisi mendapatkan informasi dari warga.

Menindaklanjuti informasi itu, polisi lalu melakukan penggerebekan di tempat karaoke yang berlokasi di Jalan Bali, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Rabu (9/9/2020) malam.

Saat dilakukan penggerebekan itu, seorang pemandu lagu tertangkap basah sedang berbuat mesum dengan seorang pria di kamar mandi ruang karaoke tersebut.

Baca juga: Pemandu Lagu Jadi Pekerja Seks, Pub dan Karaoke In Lounge Digerebek Polisi


Mengetahui hal itu, mereka langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Di lokasi kami juga mengamankan YAP (46) selaku papi (koordinator pemandu lagu)," kata Trunoyudo dalam rilis yang disampaikan kepada Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, YAP mengakui perbuatannya.

Dalam menjalankan praktik prostitusinya tersebut, dirinya menyediakan sekitar lima orang pemandu lagu yang ditawarkan sebagai PSK kepada para pria hidung belang.

Untuk transaksi layanan seks yang ditawarkan kepada pelanggan, YAP mengaku ada dua pilihan tempat yang disediakan. Pertama di ruang karaoke dan kedua di hotel.

Baca juga: Detik-detik PSK Tewas Usai Layani Pelanggan, Sempat Kejang-kejang dan Jatuh dari Tempat Tidur

Adapun tarifnya sebesar Rp 1,9 juta sekali kencan. Dari jumlah uang tersebut, tersangka YAP mendapat bagian Rp 400.000 dan Rp 1,5 juta untuk jasa layanan seks kepada pemandu lagu.

Akibat perbuatan yang dilakukan itu, polisi menjerat YAP dengan Pasal 296 KUHP 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara satu tahun empat bulan.

Penulis : Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Regional
Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2020

Regional
11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X