Hanya Bisa Diakses Pesawat Kecil, Kabupaten Puncak, Papua, Masih Bebas dari Covid-19

Kompas.com - 15/09/2020, 12:22 WIB
Bupati Puncak, Willem Wandik KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIBupati Puncak, Willem Wandik

JAYAPURA, KOMPAS.com - Keterbatasan akses yang selama ini menjadi masalah bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua, justru memberikan keuntungan selama pandemi Covid-19.

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, sulitnya akses masuk ke wilayahnya mempermudah gugus tugas Covid-19 setempat mengendalilkan lalu lintas manusia.

Kabupaten Puncak hanya bisa dicapai lewat jalur udara. Penerbangan bisa ditempuh dari Jayapura, Nabire, dan Mimika, menuju Bandara Ilaga, Puncak.

"Kalau seandainya ada jalan darat, akses dari mana-mana masuk, kemungkinan besar kita akan sulit, tapi dengan satu-satunya jalur masuk melalui udara, dan Covid-19 ini dari luar," kata Willem di Jayapura, Selasa (15/9/2020).

Sejak pandemi Covid-19 masuk ke Papua, Kabupaten Puncak mengambil langkah cepat menutup akses bandara untuk penumpang. Aktivitas penerbangan hanya diizinkan untuk barang.

Baca juga: 6 Bulan Pandemi Covid-19, Ini Cara Kabupaten Ngada Bertahan di Zona Hijau

Aturan itu diberlakukan tanpa pengecualian. Willem bahkan pernah tertahan di Jayapura karena penutupan akses penerbangan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya saja tertahan di sini (Jayapura) sampai empat bulan," kata dia.

Setelah adanya relaksasi, akses masuk dan keluar manusia kembali dibuka dengan persyaratan ketat.

Willem menjelaskan, hanya masyarakat yang memiliki kepentingan sangat mendesak yang diperbolehkan masuk atau keluar Kabupaten Puncak.

Mereka juga harus menjalani rapid test Covid-19 sebelum terbang.

Sejumlah langkah antisipasi pun telah disiapkan jika ditemukan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Puncak.

"Kami sudah kontrak dengan salah satu maskapai untuk melakukan evakuasi bila ada pasien Covid-19 di Puncak, maka pasien itu akan dirujuk ke Timika," kata dia.

Pemerintah Kabupaten Puncak tetap melakukan sosialisasi tentang bahaya dan penanganan Covid-19 kepada masyarakat meski daerahnya berstatus zona hijau.

Jalur tradisional

Willem mengakui, masyarakat terbiasa menempuh jalur tradisional untuk bepergian ke kabupaten tetangga. Masyarakat biasanya menempuh jalur tradisional dengan berjalan kaki.

Baca juga: 6 Bulan Pandemi, Sabu Raijua Masih Bebas dari Covid-19, Ini Kuncinya...

Namun, karena situasi keamanan yang kurang kondusif, hampir tak ada warga yang berani menempuh jalur tersebut.

"Memang ada jalur tradisional ke Mimika, Intan Jaya dan Puncak Jaya, tapi sekarang tidak aman karena KKB (kelompok kriminal bersenjata)," kata dia.

Pada 30 Mei 2020, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Doni Monardo menyebutkan, ada 102 kabupaten/kota di Indonesia yang masih terbebas dari paparan Covid-19.

Hingga 14 September 2020, ada sembilan kabupaten di Papua yang masih terbebas dari Covid-19.

Kabupaten yang dimaksud adalah, Asmat, Mamberamo Raya, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, Tolikara, Yahukimo, dan Paniai.

Kabupaten Puncak merupakan salah satu kabupaten yang berada di kawasan pegunungan tengah Papua atau masuk dalam wilayah adat Lapago dan berada pada ketinggian 4.500 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Cerita dari Sumba Tengah, 6 Bulan Tak Tersentuh Covid meski Peralatan dan Tenaga Medis Terbatas

Belum ada akses jalan darat untuk menuju kabupaten tersebut. Akses jalur udara biasanya hanya bisa ditempuh dari Jayapura, Nabire, dan Mimika.

Bandara Ilaga, Puncak, pun hanya bisa didarati oleh pesawat penumpang regional jarak pendek atau pesawat ATR.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.