Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/09/2020, 11:46 WIB
Labib Zamani,
Dony Aprian

Tim Redaksi

BOYOLALI, KOMPAS.com - Grafik perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terus meningkat.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis pada Senin (14/9/2020) kemarin tercatat ada 700 kasus.

Peningkatan kasus positif Covid-19 di kota penghasil susu ini pun menjadi sorotan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S Survivalina mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 disebabkan adanya screening massal secara masif.

"Kita mendapat target dari WHO itu setiap 1.000 penduduk harus ada satu dilakukan pemeriksaan screening setiap minggu," kata Ratri saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Data Covid-19 di Jateng Berbeda dengan Pusat, Ganjar: Masyarakat Jadi Cemas

Karena jumlah penduduk yang mendekati 1 juta, ungkap Ratri, Dinas Kesehatan Boyolali ditargetkan dapat memeriksa dan mengambil 1.000 sampel lendir tenggorokan setiap minggunya.

"Di Boyolali baru 53 persennya dari target. Jadi kita masih diangka 500-600 sampel yang kita lakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan itu banyak yang ditemukan positif," terang dia.

Kendati baru 53 persen, pihaknya akan terus meningkatkan screening massal menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) atau swab.

"Kita kurang lebih sehari itu mengambil 150 sampel swab. Seminggu kita bisa ambil 900-an sampel swab," terang dia.

Baca juga: Ganjar Minta Pemkot Semarang Kembali Perketat Pergerakan Masyarakat

Selain meningkatkan screening massal, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Boyolali untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dengan begitu, lanjutnya, diharapkan laju penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Boyolali dapat ditekan.

Di sisi lain, pelanggar protokol kesehatan akan dikenai sanksi berupa teguran, sanksi sosial dan denda.

Sanksi ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 49 Tahun 2020.

"Sanksi sosial ini bisa berupa menyapu, membersihkan (sampah) pasar. Kemudian kalau denda berupa uang sebesar Rp 50.000," kata Ratri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Dukung Mahasiswa Berjiwa Wirausaha, Dompet Dhuafa Banten Resmikan Program Kantin Kontainer

Dukung Mahasiswa Berjiwa Wirausaha, Dompet Dhuafa Banten Resmikan Program Kantin Kontainer

Regional
Banjir Bandang di Humbang Hasundutan dan Kerusakan DTA Danau Toba

Banjir Bandang di Humbang Hasundutan dan Kerusakan DTA Danau Toba

Regional
Pemkab Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas WBK, Kang DS: Semakin Memotivasi Kami

Pemkab Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas WBK, Kang DS: Semakin Memotivasi Kami

Regional
Soal Revitalisasi Pasar Anyar, Pengamat: Bukti Keberpihakan Pemerintah pada Pedagang dan Masyarakat

Soal Revitalisasi Pasar Anyar, Pengamat: Bukti Keberpihakan Pemerintah pada Pedagang dan Masyarakat

Regional
Serahkan Realisasi SHU PT HMBP, Wagub Kalteng Harap Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

Serahkan Realisasi SHU PT HMBP, Wagub Kalteng Harap Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

Regional
Demi Hilirisasi Komoditas Kakao, Pemkab Jembrana Bangun Pabrik Cokelat

Demi Hilirisasi Komoditas Kakao, Pemkab Jembrana Bangun Pabrik Cokelat

Regional
Lombok Tengah Punya Prevalensi Stunting Tertinggi di NTB, Pemkab Setempat Sasar Calon Pengantin dan PUS

Lombok Tengah Punya Prevalensi Stunting Tertinggi di NTB, Pemkab Setempat Sasar Calon Pengantin dan PUS

Regional
IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

Regional
Tuntas Tunaikan Kegiatan APBD 2023, Pemprov Riau Ucapkan Terima Kasih pada Kejati Riau

Tuntas Tunaikan Kegiatan APBD 2023, Pemprov Riau Ucapkan Terima Kasih pada Kejati Riau

Regional
Kabupaten Bandung Raih 3 Penghargaan Top Digital Awards 2023

Kabupaten Bandung Raih 3 Penghargaan Top Digital Awards 2023

Regional
Kabupaten Jembrana Boyong 2 Penghargaan dari BPS RI, Bupati Tamba: Hasil Kerja Keras Bersama

Kabupaten Jembrana Boyong 2 Penghargaan dari BPS RI, Bupati Tamba: Hasil Kerja Keras Bersama

Regional
Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan Publik 

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan Publik 

Regional
Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com