Kompas.com - 15/09/2020, 08:35 WIB
Salah seorang pelanggar yang terjaring dalam operasi yustisi di depan kantor Bupati Gresik, Senin (14/9/2020). KOMPAS.COM/istimewaSalah seorang pelanggar yang terjaring dalam operasi yustisi di depan kantor Bupati Gresik, Senin (14/9/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Puluhan orang terjaring dalam operasi yustisi yang digelar aparat gabungan di depan kompleks kantor Bupati Gresik, dalam rangka penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, Senin (14/9/2020).

Dari operasi yustisi yang digelar selama kurang-lebih 3 jam tersebut, sebanyak 24 orang yang tidak mengenakan masker memilih membayar denda sesuai dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 22 Tahun 2020 sebesar Rp 150.000.

Sementara 12 pelanggar, memilih hukuman melakukan kerja sosial. Mereka akan diarahkan untuk menggali liang kubur yang akan digunakan bagi pasien Covid-19.

"Memang benar, untuk Pergub (Peraturan Gubernur) itu sekian (Rp250.000). Tapi, Pergub tetap menghargai kearifan lokal yang sudah dibuat, Perbupnya Rp 150.000," ujar Kepala Satpol PP Gresik Abu Hassan, saat dihubungi, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Tak Pakai Masker, Warga NTB Didenda Rp 100.000 hingga Dihukum Sapu Selokan

Abu Hassan menuturkan, Perbup Nomor 22 Tahun 2020 berikut besaran denda, sudah ada dan disepakati pasca Kabupaten Gresik menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju tatanan normal baru.

"Nah, ketika kami sudah menerapkan hal itu, daerah lain baru mulai," ucap dia.

Sebelum diberi dua opsi hukuman, apakah membayar denda atau melakukan kerja sosial, para pelanggar lebih dulu dihadapkan pada layaknya agenda persidangan.

Dengan meja dan kursi yang sudah ditata saling berhadapan, antara panitera dengan para pelanggar.

"Kami sita KTP pelanggar dulu, baru kami sidang layaknya tipiring (tindak pidana ringan). Kami tawarkan dulu, bayar denda atau pilih hukuman kerja sosial," kata Abu Hassan.

Untuk yang memilih denda, lanjut Abu Hassan, mereka dipersilahkan untuk melakukan pembayaran atau transfer ke nomor rekening yang telah ditentukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X