Perpanjangan Pendaftaran Pilwakot Semarang Ditutup, Paslon Petahana Calon Tunggal

Kompas.com - 14/09/2020, 23:03 WIB
Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah menutup perpanjangan masa pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang pada Minggu, (13/9/2020).

KPU Semarang telah membuka perpanjangan pendaftaran selama tiga hari, di Hotel Patra Semarang sejak 10-12 September 2020.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan hingga batas akhir pendaftaran, hanya ada satu pasangan petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) yang mendaftar ke KPU.

"Hingga batas akhir perpanjangan pendaftaran tidak ada lagi kandidat atau pasangan yang mendaftar," ujarnya, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Kedua Paslon Dekat Kekuasaan, Pilkada Kabupaten Semarang Dinilai Rawan Pelanggaran

Setelah perpanjangan pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan bagi pasangan calon pada 14-15 September 2020 di RSUD Kariadi Semarang.

Sementara itu, penetapan paslon akan dilakukan pada 23 September 2020, pengundian nomor urut 24 September 2020, dan kampanye paslon 26 September 2020.

Terpisah, pasangan calon petahana itu pun melanjutkan tahapan pencalonan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Kariadi Semarang pada Senin (14/9/2020).

Baca juga: Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kota Semarang, Hendi: Ada Rival Juga Kita Siap

Hari pertama Hendi - Ita secara khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan psikologi, serta pemeriksaan fungsi paru dan jantung.

Sedangkan pada hari kedua mereka akan menjalani tes narkoba dari BNN, kejiwaan, serta gula darah pada Selasa (15/9/2020).

"Insya Allah saya dan Mbak Ita sudah sangat siap menjalani tes kesehatan yang akan dilaksanakan, mulai dari tes IQ, psikologinya, psikiatrinya, termasuk tes narkoba," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sementara terkait tidak adanya pihak yang tampil sebagai penantangnya dalam Pilwalkot Semarang 2020, Hendi menekankan bahwa dirinya bersama Ita sebagai bakal calon, akan mengikuti setiap tahapan yang disyarakatkan oleh KPU Kota Semarang.

"Ya kami mengikuti tahapan KPU saja, kalau nanti ternyata masih bisa ada calon lain juga oke," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X