Di Pati, Tak Pakai Masker Didenda Rp 100.000 hingga Rp 1 Juta

Kompas.com - 14/09/2020, 22:11 WIB
Ilustrasi masker universal, salah satunya masker kain untuk cegah Covid-19. ShutterstockIlustrasi masker universal, salah satunya masker kain untuk cegah Covid-19.

 

PATI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah terpaksa mengeluarkan kebijakan tegas menyusul masih banyak ditemukan warga yang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 hingga meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif corona.

Bupati Pati Haryanto menyampaikan, jumlah warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari berstatus zona kuning Covid-19 naik dengan berstatus zona merah Covid-19. 

Sehingga, kata dia, sudah sepatutnya Pemkab Pati berupaya menekan risiko penyebaran virus corona dengan peraturan yang ketat.

Baca juga: Tak Pakai Masker di Kota Tegal, Puluhan Orang Didenda Rp 100.000

 

Salah satunya,  Pemkab Pati menerapkan sanksi denda Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kebijakan sanksi denda mulai hari ini. Banyak warga yang tidak jera dengan sanksi sosial seperti diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 49 tahun 2020. Sehingga langkah tegas dengan meningkatkan sanksi," kata Haryanto saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Senin (14/9/2020).

Menurut Haryanto selaku ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati, penerapan sanksi denda beragam sesuai kategori masyarakat.

Jika pelanggarnya masyarakat umum dikenakan denda Rp 100 ribu, untuk aparatur sipil negara (ASN) jumlahnya berbeda yaitu Rp 300 ribu.

Sementara untuk restoran, kafe, dan sejenisnya jika kedapatan ada orang tak bermasker di dalamnya maka pengelola dikenakan sanksi Rp 1 juta. 

"Jumlah pasien Covid-19 di Pati terus meningkat, dari zona kuning ke zona merah. Hingga hari ini ada 28 pasien positif Covid dirawat di rumah sakit dan 45 PDP di rumah sakit. Kita harus segera bertindak supaya masyarakat tidak terkena dampak," kata Haryanto.

Baca juga: Tidak Pakai Masker, Seratusan Orang Dihukum Cabut Rumput

Peningkatan sanksi tersebut setelah diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 66 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Pati Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Pati. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.