Wakil Wali Kota Tegal Sebut Sekolah yang Siswinya Positif Covid-19 Belum Kantongi Izin Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 14/09/2020, 11:11 WIB
Seorang warga melintas di depan MAN Kota Tegal yang menutup aktivitas sekolah menyusul seorang siswinya terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (12/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSeorang warga melintas di depan MAN Kota Tegal yang menutup aktivitas sekolah menyusul seorang siswinya terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (12/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Seorang siswi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Tegal terkonfirmasi positif Covid-19 dan sempat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi sangat menyayangkan pihak sekolah yang nekat menggelar KBM tatap muka meski tak mengantongi izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tegal.

"Karena MAN tidak ada izin, maka begitu dengar kabar ada siswi yang positif saya perintahkan ke Kantor Kemenag (Kementrian Agama) agar menutup," kata Jumadi kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2020) malam.

Baca juga: Siswi MAN Kota Tegal yang Positif Covid-19 Sempat Ikuti Belajar Tatap Muka

Dia menyesalkan pihak kantor Kemenag Kota Tegal memberi izin sekolah menggelar KBM tatap muka tanpa berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tegal.

Menurut Jumadi, seluruh sekolah di Kota Tegal harus mendapat izin dari Satgas Covid-19 untuk menggelar KBM tatap muka 

"Meski kewenangan Kemenag ataupun provinsi, tetap harus tanya gugus tugas yang paham daerah. Apapun jenjang sekolah, termasuk negeri atau swasta," kata dia.

Ketika sudah mengantongi izin dari Satgas Covid-19, selanjutnya pihak dinas kesehatan akan memberikan rekomendasi.

Baca juga: Siswa Positif Covid-19, Madrasah Aliyah di Tegal Kembali Ditutup

Ketika izin dan rekomendasi turun, juga harus mendapat persetujuan dari orangtua atau komite sekolah.

"Jadi meski disetujui orangtua dan komite, tetap harus ada izin dari kita (gugus tugas). Termasuk misal kita izinkan, orangtua tidak mengizinkan ya sekolah juga tidak bisa KBM. Artinya izin awal harus dari kita," imbuhnya.

Hingga sekarang ini, kata Jumadi, baru ada 34 sekolah yang diizinkan menggelar KBM tatap muka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X