Ditinggal Kabur Rekannya Saat Tepergok Warga, Seorang Pencuri Tewas Dikeroyok Massa

Kompas.com - 12/09/2020, 05:45 WIB
Jenazah YS (20) pemuda asal Lampung Timur yang tewas usai dihajar massa karena kepergok mencuri sepeda motor, Jumat (11/9/2020) pagi. (FOTO: Istimewa) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAJenazah YS (20) pemuda asal Lampung Timur yang tewas usai dihajar massa karena kepergok mencuri sepeda motor, Jumat (11/9/2020) pagi. (FOTO: Istimewa)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - YS (20), warga Lampung Timur, Lampung, tepergok warga saat akan mencuri sepeda motor bersama rekannya di Jalan Pulau Singkep, Sukarame, Bandar Lampung.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 9.00 WIB.

Warga yang mengetahui aksi tersebut, sontak berusaha mengepung pelaku untuk menangkapnya.

Mengetahui hal itu, kedua pelaku langsung berusaha melarikan diri.

Rekan YS yang saat itu berada di atas motor sempat panik. Hingga akhirnya mengeluarkan senjata api dan menodongkan ke arah warga.

Baca juga: Seorang Pencuri Motor di Lampung Tewas Dihajar Massa

Karena diancam dengan senjata api tersebut, warga di lokasi kejadian tak ada yang berani mendekat.

Beberapa saat kemudian, pelaku yang membawa senjata api itu berhasil kabur dengan sepeda motornya.

Namun naas, YS justru ditinggal rekannya tersebut di lokasi kejadian.

"Satu pelaku tertinggal saat pelaku yang membawa senjata api kabur menggunakan sepeda motor," kata seorang warga, Azhari (37) di lokasi kejadian.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Regional
Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Regional
Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Regional
Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Regional
Viral, Acara Motor dengan 500 Peserta di Mal, Abaikan Protokol Kesehatan

Viral, Acara Motor dengan 500 Peserta di Mal, Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Begini Penampakan Wajah Paslon di Surat Suara Pilkada Cianjur 2020

Begini Penampakan Wajah Paslon di Surat Suara Pilkada Cianjur 2020

Regional
Sungai Meluap Akibat Hujan, Sejumlah Wilayah di Bandung Banjir, Ini Faktanya

Sungai Meluap Akibat Hujan, Sejumlah Wilayah di Bandung Banjir, Ini Faktanya

Regional
Penanganan Covid-19 Jadi Materi Debat Perdana Kandidat Pilkada Solo

Penanganan Covid-19 Jadi Materi Debat Perdana Kandidat Pilkada Solo

Regional
Cara Ridwan Kamil Bantu UMKM Saat Pandemi: Promosikan di Medsos hingga Ikut Desain Kemasan

Cara Ridwan Kamil Bantu UMKM Saat Pandemi: Promosikan di Medsos hingga Ikut Desain Kemasan

Regional
Berkas Kasus Dugaan Pemukulan Pelajar di Sinjai Tengah Dinyatakan Lengkap

Berkas Kasus Dugaan Pemukulan Pelajar di Sinjai Tengah Dinyatakan Lengkap

Regional
Macan Tutul Jawa yang Ditemukan Terluka di Saung Petani Ciwidey Akhirnya Mati

Macan Tutul Jawa yang Ditemukan Terluka di Saung Petani Ciwidey Akhirnya Mati

Regional
Menara Pengusung Mayat Setinggi 11 Meter Roboh Timpa Rumah Warga

Menara Pengusung Mayat Setinggi 11 Meter Roboh Timpa Rumah Warga

Regional
Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

Regional
Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X