Tiga Arca Kuno Setinggi 60 Sentimeter Ditemukan Warga di Hutan Grobogan, Ini Kondisinya

Kompas.com - 11/09/2020, 17:30 WIB
Masyarakat dihebohkan dengan penemuan tiga arca dewa yang diduga peninggalan peradaban agama Hindu di kawasan hutan Dusun Segoro Gunung, Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. DOKUMEN KEPALA DUSUN SEGORO GUNUNGMasyarakat dihebohkan dengan penemuan tiga arca dewa yang diduga peninggalan peradaban agama Hindu di kawasan hutan Dusun Segoro Gunung, Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Kepala Dusun Segoro Gunung, Grobogan, Jawa Tengah, Susilo menjelaskan, tiga arca dewa yang ditemukan warganya setinggi lebih kurang 60 sentimeter dengan lebar sekitar 30 sentimeter.

"Tinggi arca sekitar 60 sentimeter dengan lebar 30 sentimeter. Saat ini sudah diamankan di rumah saya," kata Susilo, Jumat (11/9/2020).

Susilo menjelaskan, saat pertama kali ditemukan, kondisi ketiga arca itu tidak lagi utuh.

Namun, menurut Susilo, tiga arca tersebut adalah patung dewa yang berdiri di atas sapi atau menunggangi lembu.

Baca juga: Cari Batu Fondasi Rumah, Warga Grobogan Temukan 3 Arca Dewa Tunggangi Sapi

Ditemukan saat mencari batu fondasi rumah

Susilo menceritakan, tiga arca itu ditemukan di kawasan hutan di Dusun Segoro Gunung, Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Saat itu, sejumlah warga tengah mencari batu untuk membangun fondasi rumah.

"Saat itu warga curiga karena melihat bongkahan batu berwarna putih. Setelah diangkat dan dicari ternyata total ada tiga patung. Penemuan dua hari lalu," kata Susilo saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Lukisan Purbakala Anoa Diburu Ditemukan di Gua Sulawesi Selatan, Dibuat 44.000 Tahun Lalu

Susilo mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng.

Menurutnya, pihak BPCB Jateng juga telah melakukan pengecekan dan menduga jika tiga benda bersejarah tersebut adalah peninggalan di masa klasik agama Hindu.

"Dugaan peninggalan peradaban agama Hindu. Patung ini adalah patung dewa yang berdiri di atas sapi," sebutnya.

(Penulis: Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X