Tanggul Sungai Lamasi Jebol, Ratusan Rumah di Luwu Terendam Banjir

Kompas.com - 11/09/2020, 15:52 WIB
Rumah warga di Desa Pompengan Tengah, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, terendam banjir setelah Sungai Lamasi meluap akibat tiga titik tanggul jebol, Jumat (11/09/2020) MUH. AMRAN AMIRRumah warga di Desa Pompengan Tengah, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, terendam banjir setelah Sungai Lamasi meluap akibat tiga titik tanggul jebol, Jumat (11/09/2020)

LUWU, KOMPAS.com – Ratusan rumah di Desa Pompengan Tengah dan Desa Pompengan Pantai, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terendam banjir pada Jumat (11/9/2020) siang.

Kepala Desa Pompengan Pantai, Rustan mengatakan banjir diakibatkan jebolnya tiga titik tanggul Sungai Lamasi setelah diguyur hujan deras sejak Jumat dini hari. 

Kini air menggenangi permukiman warga dengan ketinggian mencapai 1 meter.

Baca juga: Wamen LHK Batalkan Kunjungan ke Desa Kinipan Kalteng karena Banjir

“Jalan penghubung antar desa terendam banjir sepanjang 2 kilometer yang membuat aktivitas warga lumpuh. Selain itu permukiman, kantor desa, Puskesmas pembantu dan perkebunan warga ikut terendam,” kata Rustan, saat dikonfirmasi di lokasi.

Menurut Rustan, sebanyak 250 hektar persawahan yang sudah ditanami padi terendam banjir.

Kebun kakao seluas 100 hektar dan ladang jagung seluas 50 hektar juga ikut terendam banjir.

“Tanaman padi warga yang baru berumur dua bulan dan sudah mulai mengeluarkan bulir semuanya terendam, petani gagal panen,” ucap Rustan.

Baca juga: BNPB: Bencana Alam Banjir Paling Banyak Terjadi Sepanjang Tahun 2020

Dalam kejadian ini terdapat tiga unit rumah yang rusak dari 150 rumah yang tergenang banjir di Desa Pompengan Tengah.

“Warga saat ini menumpang di rumah keluarganya untuk sementara waktu,” ujar Rustan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X