Tiga Hari Berturut-turut Rohingya Meninggal di Lhokseumawe, Alami Sesak Napas dan Demam Tinggi

Kompas.com - 11/09/2020, 14:37 WIB
Komunitas Rohingya memakamkan salah seorang dari mereka di tempat pemakaman umum Desa Kutablang, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (09/09). Hingga Kamis (10/09) pagi terdapat dua orang dari rombongan 297 individu etnis Rohingya yang meninggal dunia Antara FotoKomunitas Rohingya memakamkan salah seorang dari mereka di tempat pemakaman umum Desa Kutablang, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (09/09). Hingga Kamis (10/09) pagi terdapat dua orang dari rombongan 297 individu etnis Rohingya yang meninggal dunia

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Senowara (19) warga Rohingya asal Myanmar meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Jumat (11/9/2020). Sebelumnya, dua Rohingya juga meninggal dunia di rumah sakit yang sama.

Kepala Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki, via telepon, menyebutkan Senowara dirawat dengan keluhan sesak napas dan demam tinggi.

Namun belum bisa dipastikan apakah Senowara terpapar virus Covid-19.

“Sampel swabnya sudah diambil. Namun hasilnya belum keluar. Ini saya sedang di pemakaman TPU Kuta Blang, Lhokseumawe untuk mengikuti prosesi pemakaman Senowara secara Islam,” kata Marzuki.

Baca juga: Terdampar di Aceh, 2 Warga Rohingya Meninggal dan 3 Orang Dirawat karena Sesak Napas

Sesak napas dan demam tinggi

Dia menyebutkan, untuk biaya pengobatan Rohingya tersebut seluruhnya ditanggung lembaga pengungsi dunia UNHCR. Termasuk biaya makanan dan lain sebagainya.

“Pengobatan dan lain sebagainya itu dibawah tanggungjawab UNHCR. Pemko Lhokseumawe hanya memfasilitasi tempat saja,” terangnya.

Hari ini sambung Marzuki, empat Rohingya masih dirawat di rumah sakit plat merah milik Pemerintah Aceh Utara itu. Mereka semua mengeluh sesak nafas dan demam tinggi.

Dia menyebutkan, terkait berapa lama ratusan Rohingya itu akan ditampung di Gedung Balai Latihan Kerja Lhokseumawe, sambung Marzuki, pihaknya menunggu keputusan pemerintah pusat bersama UNHCR.

Baca juga: 2 Hari Setelah Terdampar di Aceh, 2 Warga Rohingya Meninggal

 

Tunggu keputusan UNHCR

“Sampai sejauh ini saya belum dapat informasi sampai kapan mereka di sini. Kita tunggu keputusan UNHCR dan pemerintah pusat. Itu kewenangan ada di pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sebelumnya 297 warga Rohingya asal Myanmar terdampar di perairan Lhokseumawe. Mereka menggunakan kapal kayu dan telah memegang kartu UNHCR.

Kini, jumlah mereka 294 jiwa dan ditampung bersama ratusan Rohingya lainnya yang telah tiba lebih dulu di BLK Lhokseumawe.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X