Gubernur Nurdin Abdullah Harap Tidak Ada PSBB Lagi di Sulsel

Kompas.com - 11/09/2020, 13:30 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah Humas Pemprov SulselGubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap tidak ada pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) lagi di daerah yang dipimpinnya.

Hal tersebut disampaikan Nurdin Abdullah dalam rilis yang diterima Jumat (11/9/2020).

Nurdin Abdullah juga mengklaim kondisi Covid-19 di Sulsel telah melandai dua bulan terakhir.

Sehingga, dia pun berharap penyebaran virus Covid-19 dapat dikendalikan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah kondisi Covid-19 di Sulsel telah melandai dua bulan terakhir. Saya berharap jangan sampai ada PSBB lagi di Sulsel. Kita akan lakukan terus pelacakan masif, pengujian secara agresif, dan terus mengimbau masyarakat untuk pakai masker,” katanya.

Baca juga: Gubernur Nurdin Abdullah Tak Akan Ubah Keputusan Eksekusi Stadion Mattoanging

Gerakan pencegahan Covid-19, kata Nurdin Abdullah, akan terus dilakukan sampai ada vaksin.

Di mana saat ini, pihaknya bersama aparat kepolisian dan seluruh unsur terkait menggelar gerakan trisula dan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Selama belum ada vaksin, kita lakukan terus gerakan pembatasan penyebaran Covid. Jangan kita terlena karena sekarang Sulsel melandai,” tuturnya.

Ia menambahkan, gerakan Trisula untuk pembatasan penyebaran Covid-19 akan terus dilakukan, sehingga Sulsel akan cepat keluar dari masalah Covid-19. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X