Kecelakaan Maut di Jalan Proyek Tol Cisumdawu Sumedang, 2 Tewas 4 Luka-luka

Kompas.com - 11/09/2020, 08:26 WIB
Anggota Polres Sumedang evakuasi korban kecelakaan maut di lokasi proyek Tol Cisumdawu, Kamis (10/9/2020) sore. Dok. Polres Sumedang/Kompas.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHAnggota Polres Sumedang evakuasi korban kecelakaan maut di lokasi proyek Tol Cisumdawu, Kamis (10/9/2020) sore. Dok. Polres Sumedang/Kompas.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Mobil Mitsubishi Colt bernopol Z 1346 AE mengalami kecelakaan tunggal di jalan proyek Tol Cileunyi, Sumedang, Dawuan (Cisumdawu).

Dalam peristiwa tersebut, dua orang tewas di tempat kejadian perkara dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa kecelakaan maut terjadi tepatnya di Dusun Babakanloa RW 07, Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca juga: Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, kecelakaan maut tersebut saat kendaraan yang dikemudikan Oma Tahrom melaju kencang dari arah Rancakalong menuju Tanjungsari di proyek jalan Tol Cisumdawu tersebut.

"Setibanya di TKP, setelah melewati jalan lurus dan hendak menikung atau berbelok ke kiri, kendaaran yang ditumpangi enam orang ini hilang kendali hingga terperosok dan masuk ke parit. Mobil berbenturan dengan tanah dan terguling," ujar Dedi kepada Kompas.com melalui telepon, Sabtu (11/9/2020) pagi.

Dedi menuturkan, akibat kecelakaan maut tersebut, dua orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: 2 Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Boyolali

Kedua korban tewas yaitu sopir, Oma Tahrom (47) warga Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang; dan Neng Nurhayati (24) warga Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

"Keduanya meninggal di tempat kejadian dan jenazahnya langsung dibawa menuju kamar jenazah RSUD Sumedang," tutur Dedi.

Dedi menyebutkan, selain dua korban jiwa, empat korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat.

Keempat korban yaitu Sopian (18) warga Dusun Antareja, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.

Selanjutnya, Mohamad Zidan Pratama (5), anak dari korban meninggal Neng Nurhayati), warga Dusun Cimasuk II RT 03/03, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Kemudian, Kiran Utari (16), warga Dusun Cimasuk II RT 03/03, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang; dan Nurul Somantri (18), warga Dusun Cigadog RT 07/02, Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

"Korban luka langsung dilarikan menuju Puskesmas Tanjungsari," sebut Dedi.

Baca juga: Tabrakan Maut Kijang Vs Truk, 6 Orang Tewas di Tempat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X