Kompas.com - 10/09/2020, 22:12 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Bekerja sama dengan Smart Foundation dan penyedia applikasi Jagoapa, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan meluncurkan Jago Sinau, yang diklaim akan membantu memudahkan proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Adapun Jago Sinau adalah gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa, yang memungkinkan mereka belajar kapan dan di mana saja.

Dengan materi pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum dan konteks pendidikan yang ada di Lamongan.

"Untuk pengisi materinya adalah, guru-guru terpilih tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lamongan. Siswa memiliki kesempatan yang sama untuk diajar oleh 210 guru pengisi materi, yang telah terverifikasi Dinas Pendidikan," ujar kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Adi Suwito, di sela agenda yang dilaksanakan di Pendopo Lokatantra, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Bertambah 3, Total 8 Pembeli Soto Lamongan Positif Covid-19

Dengan diluncurkannya program Jago Sinau, Adi berharap, tidak ada lagi siswa-siswi di Lamongan yang tertinggal dalam proses belajar-mengajar, apalagi ada siswa yang sampai tidak belajar.

"Melalui aplikasi Jagoapa, siswa dapat belajar kapan dan di mana saja secara gratis," ujar dia.

Peluncuran program Jago Sinau juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Lamongan, Fadeli.

Terlebih di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, saat proses pembelajaran tatap muka belum dapat dipraktikkan secara normal seperti sebelumnya.

"Solusi ini yang kami tunggu beberapa bulan ini. Semoga ini membawa manfaat sebesar-besarnya, untuk mempercepat transformasi digital di daerah kami," kata Fadeli.

Fadeli mengatakan, agenda Jago Sinau merupakan wujud pelaksanaan sekolah tangguh di masa pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya.

Dengan model pembelajaran ini, juga dirasa bagus diteruskan kendati pandemi Covid-19 berakhir nantinya.

"Ini bisa menjadi model pembelajaran di masa depan, yakni menuju digitalisasi. Dan khusus Lamongan, aplikasi ini kami berikan gratis bagi semua pelajar," tutur Fadeli.

Direktur Smart Foundation yang juga inisiator dari Jago Sinau Deddi Nordiawan menambahkan, Jago Sinau bisa menjadi solusi dalam pelaksanaan sistem pembelajaran jarak jauh.

Sebab, applikasi ini diklaim menampilkan materi sesuai kurikulum, lengkap dengan evaluasi pembelajaran.

Baca juga: Bertambah 3, Total 8 Pembeli Soto Lamongan Positif Covid-19

"Ini juga mengatasi banyak hal, mulai keterbatasan bandwidth, keterbatasan gadget, hingga keterbatasan guru dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh," kata Deddi.

Cara agar siswa dapat mengakses program Jago Sinau, yakni melalui playstore di ponsel Android.

"Setelah diinstal bisa langsung mendaftarkan email yang masih aktif, kemudian pilih kategori sesuai kelas. Kami juga sematkan video tutorial, sebagai panduan penggunaan," terang Deddi.

Deddi menyatakan, materi yang ditampilkan pada aplikasi ini sudah lengkap dan terstruktur sesuai dengan kurikulum.

Sehingga siswa bisa merasakan pembelajaran seperti saat dilakukan di kelas sekolah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.