Ditabrak Kereta Api hingga Terseret 200 Meter, 2 Penumpang Mobil di Malang Tewas

Kompas.com - 10/09/2020, 18:30 WIB
Evakuasi korban kecelakaan antara KA Penataran dan mobil di Dusun Kebonsari, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10-9-2020). ANTARA/HO-Humas Polres Malang (ANTARA/HO-Humas Polres Malang)Evakuasi korban kecelakaan antara KA Penataran dan mobil di Dusun Kebonsari, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10-9-2020). ANTARA/HO-Humas Polres Malang

KOMPAS.com - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Kebonsari, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10/9/2020), pukul 11.49 WIB.

Sebuah mobil Daihatsu bernomor polisi N 1784 EU tertabrak kereta api KA Penataran dengan nomor lokomotif CC2017712 itu, hingga terseret sejauh lebih kurang 200 meter.

Akibatnya, dua penumpang mobil tersebut dikabarkan tewas dan 4 orang lainnya alami luka berat.

Baca juga: Mobil Tertabrak Kereta di Malang, 2 Tewas, 4 Orang Terluka

"Diduga mobil saat melintasi perlintasan kereta tidak menyadari ada KA Penataran yang melintas dari arah Kepanjen menuju Blitar. Tabrakan tidak bisa dihindarkan," kata Bagus, di Kabupaten Malang, seperti dilansir dari Antara, Kamis (10/9/2020).

Sementara itu, untuk data korban tewas untuk sementara adalah seorang perempuan berinisial SR (39). SR, kata Agus, meninggal di lokasi kejadian.

Baca juga: Detik-detik Ayah, Ibu, dan 2 Anaknya Tewas Tertabrak Kereta Api

Lalu ada lima korban luka berat, dan salah satunya dinyatakan meninggal setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

"Informasi tambahan, ada penaikan status dari luka berat ke meninggal dunia. Seluruhnya dua orang meninggal dunia," kata Bagus dilansir dari Antara.

Agus menjelaskan, tiga dari lima korban tersebut adalah anak-anak. Dari informasi yang diperoleh, semua korban tercatat warga Kecamatan Kepanjen, Malang. (Robertus Belarminus).

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X