Viral Video Tank TNI Tabrak Gerobak dan Motor di Bandung Barat, Ini Penjelasan Polisi

Kompas.com - 10/09/2020, 17:28 WIB
Ilustrasi Tank PixabayIlustrasi Tank
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rekaman video yang memperlihatkan sebuah kendaraan lapis baja (tank) Batalyon Kavaleri (Yonkaf) menabrak gerobak dan sejumlah motor viral di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/9.2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Adapun lokasi insiden itu tejadi di Jalan Raya Rajamandala, atau tepatnya di Kampung Pakemitan, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipapat, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

Baca juga: Hilang Kendali, Tank Tabrak Gerobak dan Motor di Bandung Barat

Saat ini, insiden itu sudah ditangani oleh Pusdenpom.

"Sekarang sudah ditangani Pusdenpom," ujarnya saat dihubungi, Kamis.

Dijelaskan Santi, sebelum terjadi insiden tersebut diketahui kendaraan lapis baja itu melakukan konvoi dari arah Saguling menuju Jalan Raya Rajamandala.

Namun saat belok ke barat, mendadak hilang kendali hingga akhirnya menabrak sejumlah kendaraan yang diparkir.

"Menabrak sebuah gerobak dan empat sepeda motor," kata Santi.

Meski demikian, ia memastikan dalam insiden itu tidak ada korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa," tandasnya.

Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor : Farid Assifa



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

Regional
Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Regional
Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Regional
Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah 'Swab' Ketiga

Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah "Swab" Ketiga

Regional
Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Regional
Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Regional
Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X