Mulai Pekan Depan, Tak Pakai Masker di Kota Tegal Bisa Didenda Rp 100.000

Kompas.com - 10/09/2020, 15:50 WIB
Menjelang penerapan sanksi denda pekan depan, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari bersama jajaran Pemkot Tegal dan TNI membagikan masker kepada warga di Jalan Sultan Agung Kota Tegal, Kamis (10/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiMenjelang penerapan sanksi denda pekan depan, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari bersama jajaran Pemkot Tegal dan TNI membagikan masker kepada warga di Jalan Sultan Agung Kota Tegal, Kamis (10/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, mengeluarkan regulasi terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Salah satunya mengatur sanksi denda sebesar Rp 100.000 bagi setiap orang yang kedapatan tidak memakai masker.

Kepala Satpol PP Kota Tegal Hartoto mengatakan, sanksi denda berjenjang diatur dalam Perwal No. 29 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perwal No. 13 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Tegal.

Baca juga: Puluhan PNS Terjaring Razia Masker di Balai Kota Tegal

"Saat ini masih tahap sosialisasi. Rencananya penerapan sanksi sesuai Perwal dimulai pekan depan," kata Hartoto, saat sosialisasi penggunaan masker oleh tiga pilar kepada pengendara di Jalan Sultan Agung, Kamis (9/92/2020).

Kepala Bidang Perundang-undangan Daerah Satpol PP Heri Kurniawan menambahkan, penjatuhan sanksi di atur dalam pasal 24.

Dimulai dari teguran lisan, hukuman fisik berupa pushup atau sejenisnya.

Kemudian sanksi kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi.

"Selanjutnya larangan memasuki suatu area, pembubaran kegiatan, hingga terakhir denda administratif sebesar Rp.100.000," kata Heri.

Baca juga: 34 Sekolah di Kota Tegal Gelar KBM Tatap Muka

Menurut Heri, sanksi tersebut bisa bersifat alternatif dan kumulatif.

Sanksi alternatif misalnya, ketika seorang pelanggar protokol tidak mau disanksi push up maka bisa menggantinya dengan membayar denda Rp. 100.000.

"Sedang untuk kumulatifnya misalnya, ketika misal tetap ngeyel dan melawan petugas bisa dijatuhi dua sanksi sekaligus misal tetap push up dan membayar denda Rp. 100.000," kata Heri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Regional
KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

Regional
Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Regional
Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X