Sanksi untuk Warga Ogan Komering Ilir yang Tidak Pakai Masker

Kompas.com - 10/09/2020, 15:16 WIB
1. Warga yang kedapatan tidak memakai masker diberi sanski pushup oleh personel polisi dan TNI yang menggelar operasi disiplin.

2. Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy mengenakan masker pada warga yang kedapatan tidak memakai masker AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG1. Warga yang kedapatan tidak memakai masker diberi sanski pushup oleh personel polisi dan TNI yang menggelar operasi disiplin. 2. Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy mengenakan masker pada warga yang kedapatan tidak memakai masker

KAYUAGUNG, KOMPAS.com - Sejumlah orang yang kedapatan tidak memakai masker di Pasar Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, langsung diberi sanksi push up oleh anggota Polres OKI.

Hal itu terjadi dalam operasi penegakan displin penggunaan makser di Kabupaten OKI, Kamis (10/9/2020).

Tidak hanya push up, warga lain ada juga yang diberikan sanksi menyanyikan lagu Padamu Negeri dan mengucapkan teks Pancasila.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Lampung Melonjak, 22 Orang Terkonfirmasi Positif

Sementara itu, personel polisi, TNI dan Satpol PP yang dipimpin Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy dan Komandan Kodim 0402 OKI Letkol Zamroni juga mendatangi rumah warga dan membagikan masker kepada warga.

Kapolres dan Dandim juga membantu memasangkan masker ke wajah orang yang kedapatan tidak memakai masker.

Polisi bersama anggota TNI juga menempel stiker imbauan mencuci tangan dan memakai masker di mobil warga yang melintas.

Baca juga: Persentase Jumlah Kematian akibat Covid-19 di Sumsel Melebihi Nasional

Alamsyah Pelupessy mengatakan, pemberian sanksi itu dalam rangka memberi efek jera pada warga yang tidak disiplin mengenakan masker saat berada di luar rumah atau di tempat umum.

"Operasi disiplin penggunaan masker dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga OKI agar disiplin mengikuti aturan protokol kesehatan selama wabah Covid-19 yang belum mereda ini," kata Alamsyah.

Alamsyah mengingatkan bahwa ke depannya akan ada denda hingga Rp 500.000 bagi warga yang tidak memakai masker.

Alamsyah mengatakan, saat ini Kabupaten OKI termasuk dalam zona kuning Covid-19.

Namun, ia meminta warga untuk tetap displin mengikuti anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan dalam interaksi sehari-hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Regional
Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Regional
Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Regional
Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta' Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor:  Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Syuting Sinetron "Ikatan Cinta" Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Regional
Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Regional
30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Regional
Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Regional
Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Regional
PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

Regional
Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Regional
Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Regional
Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Regional
Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Regional
Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X