Polisi: Tak Ada Jam Malam di Kota Bandung, Hanya Penutupan Jalan Protokol

Kompas.com - 09/09/2020, 17:45 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya tengah membagikan sembako kepada salah satu warga kota Bandung. Dok Humas Polrestabes BandungKapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya tengah membagikan sembako kepada salah satu warga kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menegaskan tidak ada jam malam di Kota Bandung.

Pihaknya hanya menerapkan buka tutup jalan setiap malam di jalan-jalan protokol yang berpotensi menimbulkan keramaian.

"Jam malam, jadi kalau di Kota Bandung ini tidak ada. Jadi sudah dari dulu kita konsisten selesai dari PSBB kita melakukan tutup jalan jam 9 malam di tempat keramaian yang berpotensi, jalan-jalan protokol yang menimbulkan keramaian," kata Ulung di Mapolrestabes Bandung, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Kisah di Balik Relawan Vaksin Covid-19, Ngantuk Berat dan Alasan Wakil Wali Kota Bandung Batal

Ada pun jalan protokol yang ditutup adalah ini Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, dan Jalan Dago.

Penutupan dimulain pada pukul 21.00 WIB dan kembali dibuka pada pukul 06.00 WIB.

"Kenapa jam 9 (malam) karena aktivitas maayarakat seperti usaha dan pekerjaannya sudah selesai, maka kita tutup. Karena kalau orang jam 9 malem itu tidak mungkin dia akan melakukan pekerjaan lagi kecuali untuk berkerumun atau nongkrong," ujar Ulung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerumunan massa yang melakukan aktivitas nongkrong ini berpotensi menyebarkan virus Covid-19.

Baca juga: Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung Masih Dibuka

 

Untuk itu, sebagai upaya pencegahannya, polisi melakukan berbagai tindakan, salah satunya dengan penutupan jalan.

"Nah, berkerumun dan nongkrong ini yang kita tiadakan. Kemudian setelah menutup jalan, para petugas menyisir jalan itu membubarkan secara persuasif masyarakat yang berkerumun, dan itu sudah kita lakukan sampai dengan saat ini juga," ucap Ulung.

Ulung menegaskan bahwa penutupan jalan ini bukan bersifat pembatasan jam malam, melainkan hanya sebagai upaya untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.