Diduga Lakukan Penganiayaan di Ruang Rapat, Anggota DPRD Bulukumba Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 09/09/2020, 15:27 WIB
Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba Andi Awal Rahmat Nurhadi saat diwawancarai media di kantor Polres Bulukumba, Rabu (8/9/2020). Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba Andi Awal Rahmat Nurhadi saat diwawancarai media di kantor Polres Bulukumba, Rabu (8/9/2020).Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba Andi Awal Rahmat Nurhadi saat diwawancarai media di kantor Polres Bulukumba, Rabu (8/9/2020).

BULUKUMBA, KOMPAS.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Muh Bakti, dilaporkan ke polisi karena diduga menganiaya Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba Andi Awal Rahmat Nurhadi.

Penganiayaan itu terjadi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bulukumba pada Rabu (9/9/2020).

Menurut Andi Awal, penganiayaan bermula saat Bakti yang sedang memimpin rapat menuding Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Bulukumba adalah pencuri.

"Entah atas dasar apa mengatakan begitu oleh sebab itu kami sebagai anggota TAPD, meminta skorsing rapat dan bertanya kepada Bakti secara baik-baik mempertanyakan yang menuduh bahwa TAPD pencuri," kata Andi Awal saat ditemui di Mapolres Bulukumba, Rabu.

Baca juga: Mediasi soal Warisan Gagal, Warga Bulukumba Tusuk Pamannya hingga Tewas

Mendengar tudingan itu, Andi Awal meminta penjelasan dari Bakti. Namun, kader Partai Gerindra itu malah semakin marah.

"Jadi Bakti datang marah lalu mengangkat kerah baju saya. Ketika itu kukunya menusuk leher saya sehingga leher berdarah," ungkap Andi Awal.

Saat dianiaya Bakti, Andi Awal mengaku tidak melawan.

Setelah penganiayaan itu berakhir, Andi Awal langsung melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba dan membuat laporan ke Polres Bulukumba.

Pelaksana Harian Kasat Reskrim Polres Bulukumba Ipda Muhammad Dasri membenarkan adanya laporan terkait Muh Bakti.

"Sudah diterima laporan penganiayaan dan akan diproses," tutur Dasri.

Baca juga: Alami Serangan Jantung, Anggota DPRD Sulsel Meninggal Saat Pimpin Rapat

Sedangkan Muh Bakti membantah telah menganiayaan Andi Awal. Dia mengangkat kerah baju Anggota TPAD Bulukumba itu karena merasa diintimidasi.

"Saat itu saya diintimidasi. Mengenai berdarahnya leher Awal, itu akibat kuku saya," sebut Bakti saat dihubungi Kompas.com.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X