“Kami Mengutuk Keras Pemerkosa karena Membuat Masa Depan Korban Redup”

Kompas.com - 09/09/2020, 14:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JEMBER, KOMPAS.com - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jember mengutuk kasus pemerkosaan seorang siswi SMA di Jember, Jawa Timur.

Mereka meminta agar pihak kepolisian memberikan pendampingan kepada korban yang mengalami trauma berat.

“Kami mengutuk keras pelaku karena membuat masa depan korban redup,” kata Sekretaris Cabang KIP Jember Sutipah usai rapat dengar pendapat dengan Komisi D DRPD Jember, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Siswi SMA Diperkosa 8 Pria Mabuk di Pinggir Sungai, Bermula dari Bergabung di Pesta Miras

Adapun Presidium Wilayah KPI Jatim Titin Suastina menambahkan, kasus kekerasan terhadap perempuan harus ada sanksi yang tegas, tidak diselesaikan secara kekeluargaan.

“Tak hanya korban yang mendapat konseling, tapi juga pelaku agar kekerasan terhadap perempuan tidak terulang kembali,” terang dia. 

Baca juga: 5 Pria Mabuk Pemerkosa Siswi SMA Ditangkap, 3 Pelaku Lainnya Masih Diburu

Hal serupa disampaikan Aktivis Gerakan Peduli Perempuan (GGP) Sulistyowati.

Sulistyowati  mengatakan, pihaknya melalui LBH Jentera Perempuan siap untuk memberikan pendampingan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan secara gratis.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Regional
Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Regional
Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Regional
Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Regional
Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Regional
Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Regional
Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Regional
Berencana ke Bandung Saat 'Long Weekend'? Waspada Genangan Saat Hujan

Berencana ke Bandung Saat "Long Weekend"? Waspada Genangan Saat Hujan

Regional
Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Regional
Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Regional
Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Regional
Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Regional
Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Diminta Komentar Setahun Jokowi-Ma'ruf, Edy Rahmayadi: Aduh, Ini yang Paling Berat...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X