Wisata Air di Banyumas Boleh Buka, Pengelola Wajib Sediakan Tempat Meludah

Kompas.com - 09/09/2020, 12:16 WIB
Kabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas Wakhyono di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas Wakhyono di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2020).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, mulai membuka sejumlah obyek wisata secara bertahap.

Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Wakhyono mengatakan, bupati juga telah memberi lampu hijau untuk membuka obyek wisata air.

"Namun, harus diatur tata caranya, sehingga tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19," kata Wakhyono di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (9/9/2020).

Wakhyono mengatakan, saat ini tengah menggodok protokol kesehatan di obyek wisata air bagi pengelola, pekerja, dan pengunjung. Hal itu untuk memudahkan pengawasan operasional obyek wisata air.

"Gambaran besarnya, yang utama jaga jarak, pakai masker, dan lain-lain. Pengelola juga harus menyediakan tempat berludah di pinggir kolam, entah dengan ember atau apa pun, karena ludah menjadi media utama penularan Covid-19," jelas Wakhyono.

Baca juga: Sempat Landai, Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Kini Jadi Zona Oranye

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Wakhyono, pengelola juga diwajibkan menyediakan tempat mandi. Sebelum berenang, pengunjung diminta mandi terlebih dahulu.

"Ada tempat khusus mandi sebelum orang berenang. Kemudian kadar pH air, kadar klorin juga harus sesuai standar," ujar Wakhyono.

Seperti obyek wisata lainnya, kata Wakhyono, juga akan diberlakukan pembatasan pengunjung.

Wakhyono mengatakan, hingga saat ini dari total 109 obyek wisata di Banyumas, baru sekitar 19 obyek yang dibuka.

"Dulu obyek wisata yang memiliki kolam renang boleh buka, tapi tidak boleh mengoperasikan kolam renang. Kalau SOP (wisata air) ini sudah selesai, kami verifikasi dulu, nanti kolam renang bisa difungsikan," kata Wakhyono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X