Bunga Bangkai di Pot Warga Patah, BKSDA: Sedih, tapi Umbinya Kita Selamatkan

Kompas.com - 09/09/2020, 09:55 WIB
Bunga bangkai (Amorphephallus titanum) sudah dalam kondisi rusak saat tim dari BBKSDA Sumut tiba di Dusun Pulo Godan, Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, Senin (7/9/2020). Bunga tersebut diketahui dibeli oleh warga di dusun tersebut dari seseorang Rp 150.000, foto-fotonya viral di media sosial. Dok. BBKSDA SumutBunga bangkai (Amorphephallus titanum) sudah dalam kondisi rusak saat tim dari BBKSDA Sumut tiba di Dusun Pulo Godan, Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, Senin (7/9/2020). Bunga tersebut diketahui dibeli oleh warga di dusun tersebut dari seseorang Rp 150.000, foto-fotonya viral di media sosial.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bunga bangkai yang ditanam di pot oleh warga di Labuhanbatu Utara ternyata sudah hancur dan teronggok di pekarangan rumah warga.

Namun oleh petugas di lapangan, umbi bunga bangkai tersebut diselamatkan dan rencananya akan ditanam lagi agar tumbuh.

“Kawan di lapangan kan ke sana. Jadi mereka sampai di situ, sudah rontok bunganya itu. Patah. Sedih. Tapi umbinya kita selamatkan. Umbinya kami selamatkan di sana, dicari tempat."

"Di depan kantor bidang 2 Siantar, ada bekas penumpukan sampah organik. Akan dicoba ditanam di sana. mudah-mudahan nanti bisa tumbuh,” ujar Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut), Hotmauli Sianturi, melalui telepon, Selasa (8/9/2020) siang.

Baca juga: Viral Foto Bunga Bangkai di Pot Warga, Ternyata Sudah Hancur, Teronggok di Pekarangan


Bunga bangkai dalam pot tersebut sempat viral setelah salah satu warga mengunggahnya di media sosial.

Hotmauli Sianturi sempat mengatakan pemilik bunga bangkai yang ditanam dalam pot tersebut terancam pidana karena bunga tersebut masuk kategori tumbuhan yang dilindungi.

Hotmauli menyebut bunga bangkai adalah jenis tumbuhan yang dilindungi di habitat aslinya sehingga tidak boleh ditanam di pot.

“Kalau mau dilarikan ke situ (pidana) bisa aja, cuma kan lebih kepada persuasif dan pembelajaran, mungkin tak tahu bahwa itu dilindungi kan. Kita ambil lakukan penyuluhan dan sosialisasi. Kalau terjadi lagi ya bisa ke ranah hukum,” katanya saat dihubungi, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Bunga Bangkai Ditanam Dalam Pot, Pemilik Terancam Dipidana

Dapat dari hutan, dibeli Rp 150.000

Bunga bangkai (Amorphephallus titanum) sudah dalam kondisi rusak saat tim dari BBKSDA Sumut tiba di Dusun Pulo Godan, Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, Senin (7/9/2020). Bunga tersebut diketahui dibeli oleh warga di dusun tersebut dari seseorang Rp 150.000, foto-fotonya viral di media sosial.Dok, BBKSDA Sumut Bunga bangkai (Amorphephallus titanum) sudah dalam kondisi rusak saat tim dari BBKSDA Sumut tiba di Dusun Pulo Godan, Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, Senin (7/9/2020). Bunga tersebut diketahui dibeli oleh warga di dusun tersebut dari seseorang Rp 150.000, foto-fotonya viral di media sosial.
Hotmauli mengatakan bunga bangkai dalam pot tersebut ditanam oleh Yusuf (35) warga Dusun Pulo Godan, Desa Lumajang, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara

Kepada petugas, Yusuf mengaku membeli bunga tersebut dari seseorang yang tak ia kenal seharga Rp 150.000.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Regional
Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Regional
PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

Regional
Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Regional
Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Regional
3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

Regional
30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

Regional
Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Regional
Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Regional
Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Regional
Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Regional
Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X