6 Calon Kepala Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Kompas.com - 08/09/2020, 23:28 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak ANTARA FOTO/Nova WahyudiIlustrasi: Pilkada Serentak

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak enam calon kepala daerah pada Pilkada 2020 di Jawa Tengah berpotensi bakal melawan kotak kosong.

Enam daerah itu antara lain Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.

"Akan memperpanjang pendaftaran selama tiga hari dimulai pada tanggal 10-12 September 2020," kata Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat saat ditemui di kantornya, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Pilkada Kabupaten Semarang 2020, 36.186 Calon Pemilih Dicoret KPU

Pada masa perpanjangan tersebut, kata dia, memungkinkan bagi parpol yang memenuhi syarat untuk dapat mencalonkan paslon.

"Misalnya ada beberapa parpol memenuhi syarat kursinya untuk mengusung calon, itu bisa dimungkinkan mendaftar pada masa perpanjangan itu (10-12 September 2020). Ini berlaku untuk daerah dengan paslon tunggal," jelasnya.

Setelah hal itu terlewati, kata dia, tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan, verifikasi berkas dan penetapan paslon.

Tahapan pemeriksaan kesehatan sudah dimulai pada tanggal 8-10 September 2020 bagi paslon yang bukan calon tunggal.

Baca juga: 221 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Kabupaten Semarang

Pemeriksaan kesehatan sendiri akan dilakukan di RSUD Kariadi Kota Semarang, RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten dan RSUD Moewardi Solo.

"Jika hanya paslon tunggal nanti mekanisme pengundian nomor urut nanti diganti dengan tata letak kolom surat suara di kiri atau di kanan," ungkapnya.

Sedangkan, kata dia, tahapan debat paslon nantinya lebih kepada penajaman visi dan misi dari paslon maksimal tiga kali.

"Kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumanan diimbau tidak mengundang massa pendukung. Kita akan siarkan secara daring untuk setiap tahapannya, jadi bisa diikuti secara live," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X