Kompas.com - 08/09/2020, 21:21 WIB
Ilustrasi Pencurian vchal Ilustrasi Pencurian

LAMONGAN, KOMPAS.com - MEW (30) dan BB (34) warga Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, diamankan pihak kepolisian setempat usai kedapatan mencuri ponsel dan peralatan elektronik di salah satu rumah yang sedang dalam keadaan kosong.

Kepada awak media dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, MEW mengaku menerima tawaran dari BB untuk ikut mencuri di rumah-rumah yang sedang kosong karena tidak lagi memiliki penghasilan, usai order di tempat bekerjanya (penggergajian kayu) sepi sejak April 2020 lalu.

"Diajak sama dia (melihat ke arah BB). Apalagi tempat saya kerja itu mulai pandemi Covid-19 sudah sepi, tidak ada job," ujar MEW, kepada awak media saat rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (8/9/2020).

Tidak adanya penghasilan, membuat MEW akhirnya sepakat menerima tawaran BB untuk mencuri di rumah orang.

Baca juga: Awalnya Mual, Pusing dan Lemas, Petani Ini Ternyata Terpapar Corona

 

Dari pengakuan tersangka kepada pihak kepolisian, MEW baru ikut dalam aksi pencurian selama lima bulan terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara BB, sudah menjalankan aksi kriminalnya mulai dua tahun lalu.

"Saya hanya bonceng dia (BB) sampai lokasi (rumah sasaran). Dia yang masuk, saya tunggu di luar, di motor sambil pantau situasi," ucap MEW.

Sementara BB mengatakan, mengetahui jika rumah yang dijadikan sasaran sedang kosong tidak berpenghuni setelah lebih dulu melakukan pemantauan.

Begitu yakin rumah tersebut kosong, kemudian kembali pada malam harinya untuk melakukan aksi pencurian.

"Kalau lewat sehari-hari dipantau, kalau kosong ya malamnya kembali (untuk mencuri). Biasanya saya jual (barang curian) secara online, cocok harga baru ketemuan," kata BB.

Namun, aksi pencurian yang mereka lakukan diketahui aparat kepolisian, setelah mereka kedapatan sedang menjual salah satu ponsel hasil curian.

Saat dilakukan penyelidikan lebih lanjut, BB dan MEW mengakui sebelumnya juga sempat mencuri di beberapa rumah lain.

Baca juga: Tuntut Bebaskan Jerinx, Warga Demo Depan Kantor Gubernur Bali

"Jadi modusnya itu mereka mengincar rumah kosong, yang sedang ditinggal oleh penghuninya. Seringnya malam, saat sepi. Pelaku BB yang masuk rumah, sementara Gareng atau MEW menunggu di luar," tutur Kapolres Lamongan, AKBP Harun.

Atas perbuatan yang dilakukan, pihak kepolisian menjerat kedua pelaku dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

"Rata-rata yang diambil itu memang handphone dan barang-barang elektronik," kata Harun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.