Kompas.com - 08/09/2020, 17:43 WIB
Para ahli waris atau keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di jalur pantura Tuban, Jawa Timur, saat menerima santunan dari jasa raharja di Balai Desa Dingil, Kecamatan Jatirogo, Tuban. Senin (7/9/2020) KOMPAS.com/IstimewaPara ahli waris atau keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di jalur pantura Tuban, Jawa Timur, saat menerima santunan dari jasa raharja di Balai Desa Dingil, Kecamatan Jatirogo, Tuban. Senin (7/9/2020)

TUBAN, KOMPAS.com - Ahli waris korban meninggal pada kecelakaan maut antara kijang vs truk di jalur pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menerima santunan Jasa Raharja.

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tuban, Immanuel Bandi mengatakan, saat peristiwa kecelakaan maut terjadi, pihaknya langsung memastikan gambaran lengkap kejadian dan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Tuban di lokasi kejadian.

Usai mendatangi lokasi kejadian, kemudian pihaknya melakukan survei ke rumah korban sekaligus melakukan validasi data ahli waris yang akan menerima santunan Jasa Raharja korban.

"Pihak keluarga juga kooperatif dan tidak ada kendala, jadi kurang dari 5 jam uang santunan sudah diserahkan melalui rekening Bank BRI," kata Immanuel Bandi, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: 6 Nama Korban Tewas Kecelakaan Kijang Vs Truk di Pantura Tuban

Proses pencairan santunan secara cepat terhadap korban meninggal kecelakaan maut dilakukan sesuai standar pelayanan yang diinstruksikan pimpinan Jasa Rahaja pusat maupun cabang.

"Pelayanan yang cepat ini diharapkan masyarakat merasakan kehadiran Negara ketika mereka mengalami musibah," terang dia.

Dia menyampaikan, uang santunan untuk korban meninggal telah diterimakan langsung kepada ahli waris masing-masing korban, Senin (7/9/2020) pukul 16.00 WIB.

Penyerahan santunan tersebut berlangsung di Balai Desa Dinggil, Kecamatan Jatirogo, Tuban.

Sebab, seluruh korban meninggal ternyata masih ada hubungan keluarga dan rumah tinggalnya pun berdekatan.

Pada kesempatan itu, ahli waris menerima santunan sebanyak Rp 50 juta setiap korban yang meninggal dunia.

Besaran uang santunan kepada ahli waris korban berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 Tahun 2017.

"Jadi, totalnya santunan sebanyak Rp 300 juta, dan ahli waris yang menerimanya ada 5 orang, karena ada 1 ahli waris yang menerima 2 santunan korban meninggal," terang dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono dalam kesempatan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban.

Dia juga mengapresiasi kerja cepat pihak Jasa Raharja yang telah mencairkan santunan kepada ahli waris korban meninggal yang tidak kurang dari 1x24 jam.

"Para ahli waris sudah bisa mengambil dana santunan di rekening Bank BRI, dan itu hak daripada para ahli waris," kata Argo.

Baca juga: 6 Penumpang Kijang yang Tewas dalam Kecelakaan Maut Hendak Jenguk Keluarga yang Sakit

Sebelumnya, tabrakan dua kendaraan antara kijang vs truk terjadi di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Senin (7/9/2020).

Akibatnya, enam orang penumpang kijang meninggal dunia di lokasi kejadian. Adapun identitas korban yang meninggal yaitu:

1. Ismail, laki-laki, 43 tahun, pengemudi, Dusun Krajan RT 002 RW 004 Desa Dingil, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

2. Kadi, laki-laki, 59 tahun, swasta, Desa Dingil, RT 026 RW 007 Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

3. Sumini, perempuan, 58 tahun, ibu rumah tangga, Desa Dingil RT 026 RW 007 Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

4. Adem, perempuan, 62 tahun, ibu rumah tangga, Desa Dingil RT 026 RW 007 Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

5. Jinah, perempuan, 69 tahun, ibu rumah tangga, Dusun Krajan RT 018 RW 006 Desa Dingil, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

6. Darmilah, perempuan, 40 tahun, ibu rumah tangga, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

7. Sudarmoko, laki-laki, 29 tahun, swasta, Desa Dingil RT 026 RW 007 Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X