Seorang Peserta SKB CPNS Positif Covid-19 dan 24 Reaktif, BKD NTB: Tetap Bisa Ikut Tes

Kompas.com - 08/09/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

MATARAM, KOMPAS.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Nasir menyebutkan, ditemukan 24 peserta reaktif dan seorang positif Covid-19 hingga hari kelima ujian seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Nasir memastikan, peserta yang dinyatakan reaktif dan positif Covid-19 tetap bisa mengikuti tes setelah mendapatkan rekomendasi dari petugas kesehatan.

Baca juga: Video Viral Harimau Sumatera Kurus di Kebun Binatang, Perutnya Terlihat Kempis

"Mereka diperiksa dulu, kalau direkomendasikan oleh petugas kesehatan, mereka bisa ikut," kata Nasir saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (7/9/2020).

Nasir mengatakan, tes seleksi diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Peserta dengan hasil rapid test reaktif menjalani tes SKB CPNS di ruangan khusus. Mereka dipisahkan dari peserta lain yang dinyatakan nonreaktif.

"Sesuai aturan dari pusat, tempat beristirahat dan ruang tunggu pun berbeda dia. Tidak boleh dicampur dengan nonreaktif. Jadi kita jalankan semua protokol itu, mereka juga dipantau terus oleh petugas kesehatan," terang Nasir.

Sementara peserta yang dinyatakan positif Covid-19 bisa mengikuti tes satu hari setelah jadwal seleksi selesai.

"Jadi kita selaku panitia daerah tidak merugikan semua peserta, positif atau reaktif ada tim yang memutuskan. Tim kesehatan merekomendasikan untuk ikut ya kita ikutkan, di ruangan tersendiri," kata Nasir.

Nasir mengatakan, pelaksanaan tes CPNS tahun ini dilaksanakan sesuai ketentuan Panselnas dan direkomendasikan oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 NTB.

Baca juga: SKB CPNS 2019 di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

Tes SKB CPNS dilaksanakan mulai tanggal 3-9 September 2020.

Sesuai data BKD NTB, sebanyak 611 peserta yang mengikuti ujian dari total 630 peserta hingga Senin (7/9/2020). Sementara 19 peserta tak hadir dan dinyatakan gugur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X