Warga Ciamis Heboh Penampakan Hewan Aneh, Besar dan Berwarna Abu-abu, Ini Dugaan BKSDA

Kompas.com - 08/09/2020, 11:21 WIB
salah satu ekor binturong koleksi Bandung zoo. KOMPAS.com/AGIEPERMADIsalah satu ekor binturong koleksi Bandung zoo.

CIAMIS, KOMPAS.com - Warga Lingkungan Bangunsari, Kelurahan Benteng, Kecamatan/Kabupaten Ciamis heboh setelah dua warganya melihat hewan tak dikenal berukuran besar berwarna abu-abu beberapa hari ini.

Hewan tersebut pernah dilihat Yono dan Ade Admirah, warga setempat, saat berada di kebun.

Saat itu Yono memperkirakan hewan tersebut sejenis macan tutul.

Sehari setelah warga melihat hewan tersebut, petugas dari Bidang KSDA wilayah III Ciamis langsung mengecek ke lokasi.

"Warga memperkirakan macan," kata Staf KSDA Ciamis, Asep Wawan Kustiawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Viral, Terekam CCTV Pria Ancam Petugas SPBU di Bandung, Gondol Uang Jutaan Rupiah

Sebelum mengecek kebun tempat warga melihat hewan tersebut, Asep menemui dan meminta keterangan kepada Yono. Yono diperlihatkan beberapa foto macan tutul.

"Diperlihatkan beberapa gambar macan. Namun kata Pak Yono, yang ini lain, ini lain (foto macan tutul tidak sama dengan hewan yang ditemuinya)," jelas Asep.

Kemudian Asep mempertemukan Yono dengan Ade. Menurut keterangan Ade, hewan tersebut seperti macan namun berwarna abu-abu, ukurannya besar, seukuran anjing.

"Sedangkan macan tak ada yang berwarna abu-abu, adanya hitam dan kuning," sebut Asep.

Baca juga: Terisak, Uus Serahkan Bayi Lutung Jawa yang Ia Pelihara: Sudah Seperti Anak Sendiri...

Setelah itu, lanjut Asep, petugas menyisir lokasi mulai kebun tempat ditemukan hewan abu-abu itu hingga pinggiran Sungai Citanduy. Wilayah yang disisir cukup luas.

Hasil penyisiran, jelas Asep, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan macan tutul. Tanda-tanda jika di suatu tempat ada macan tutul yakni, jejak kaki, jejak cakaran di pohon dan kotoran.

"Minimal ciri-ciri tersebut harus ada. Di sana enggak ada tanda-tanda macan," kata Asep.

KSDA Menduga Binturong

Asep menduga, hewan yang dilihat Yono dan Ade merupakan Binturong. Hal ini merujuk kepada warna dan ukuran tubuh hewan itu. "Saya curiga itu Binturong," katanya.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya sungai besar yakni Sungai Citanduy, tak jauh dari kebun. Kata Asep, habitat binturong biasanya di pinggir sungai yang ada bebatuan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X