Kompas.com - 07/09/2020, 15:25 WIB
Api. ShutterstockApi.

KOMPAS.com - Tubuh perempuan asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Catur Atminingsih alias Ningsih (54) mengalami luka bakar hampir 50 persen.

Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Lies Indriyati, hampir seluruh lapisan epidermis, atau dimungkinkan lebih dalam lagi.

Lies melanjutkan, korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Wates.

“Luka bakarnya (kategori) derajat 2-3 seluas lebih kurang 50 persen, terutama di tubuh bagian depan. Mohon doanya semoga kami dapat merawat dengan baik dan pasien bisa sembuh,” kata Lies.

Baca juga: Perempuan Setengah Bugil Diarak Warga dan Anak-anak di Sumbar

Sementara itu, menurut polisi, perempuan warga asal Kalurahan (desa) Banyuroto, Kapanewon (kecamatan) Nanggulan, Kulon Progo, itu mengalami luka bakar dari bagian wajah hingga tangan.

“Dia mengalami luka bakar pada bagian wajah, dada, perut, punggung dan tangan kiri dan kanan dan sudah dibawa ke Rumah Sakit RSUD Wates,” kata Jeffry via pesan, Senin (7/9/2020).

Diduga masalah asmara

Jeffery mengatakan, Ningsih diduga terlibat cekcok dengan seorang pria di Pedukuhan Tawang, Banyuroto, Sabtu (5/9/2020).

Diduga kuat, menurut Jeffery, pria tersebut emosi lalu menyiram Ningsih dengan bensin dan dibakar.

Tak berselang lama, warga sekitar menemukan Ningsih sudah terbakar dan segera ditolong ke rumah sakit.

 

Namun demikian, polisi masih mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti.

“Diduga telah terjadi penganiayaan dengan cara diduga disiram dengan bensin ke korban kemudian dibakar oleh pelaku sehingga korban mengalami luka bakar,” kata Jeffry.

Jeffery menduga, perselisihan yang berujung pembakaran itu karena masalah asmara.

Baca juga: Perempuan Ini Tiba-tiba Disiram Bensin dan Dibakar, Polisi Duga Masalah Asmara

Polisi memperoleh keterangan dari sejumlah saksi bahwa sebelum tubuhnya terbakar, Ningsih bertemu dengan seorang laki-laki di Pedukuhan Tawang, Banyuroto. Mereka terlihat berselisih dalam pertemuan itu.

Tak lama, beberapa warga yang lewat mendapati Ningsih terbakar. Ia segera ditolong dan dilarikan ke RSUD Wates.

Warga lantas melaporkan kejadian ini ke polisi beberapa jam kemudian. Polisi mendatangi lokasi, menangani, mengolah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan beberapa saksi.

Baca juga: Cerita Pelajar 18 Tahun di Kulon Progo, Jalani 25 Kali Tes Swab hingga Sembuh dari Covid-19

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari satu unit sepeda motor Honda Vario, satu botol plastik warna hijau, satu tas bekas terbakar, dan satu kacamata yang sudah terbakar.

“Diduga telah terjadi penganiayaan dengan cara diduga disiram dengan bensin ke korban kemudian dibakar oleh pelaku sehingga korban mengalami luka bakar,” kata Jeffry.

Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry melalui pesan WhatsApp,
Daerah Istimewa Yogyakarta, ini terpaksa harus berbaring di RSUD Wates.

Kondisi Ningsih membaik dalam perawatan RSUD, sejak Sabtu (5/9/2020), sekitar pukul 13.00 WIB.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua | Editor Khairina)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X