Tes SKD IPDN, Total Pendaftar 59.392 Sementara Kuota Tahun Ini Hanya 3.022

Kompas.com - 07/09/2020, 13:28 WIB
Rektor IPDN Hadi Prabowo mengumumkan hasil tes SKD IPDN tahun 2020 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (7/9/2020). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHRektor IPDN Hadi Prabowo mengumumkan hasil tes SKD IPDN tahun 2020 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (7/9/2020).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengumumkan hasil tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan calon praja IPDN tahun 2020, Senin (7/9/2020).

Tes SKD dilaksanakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam portal resmi SPCP  https://spcp.ipdn.ac.id/2020.

Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/4638/SJ tentang Perubahan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/33/SJ tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2020.

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, dari total pendaftar IPDN pada tahun 2020 sebanyak 59.392 orang, peserta yang memenuhi syarat verifikasi dokumen administrasi sebanyak 55.697 orang.

Baca juga: Jokowi Minta Lulusan IPDN Lebih Inovatif dalam Bekerja

Selanjutnya, dari total tersebut, peserta yang telah lolos verifikasi administrasi serta melakukan pembayaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada bank yang ditunjuk langsung oleh BKN  sebanyak 50.021 orang.

Namun, kata Hadi, dari jumlah tersebut, peserta yang hadir dan mengikuti tes SKD sebanyak 46.236 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah melakukan tes SKD, sebanyak 26.441 orang dinyatakan lulus passing grade dan sisanya, 19.795 peserta dinyatakan tidak lulus passing grade," ujar Hadi kepada Kompas.com di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Kepada Wisudawan IPDN, Mendagri: Ditanya Lulusan Tahun Berapa? Lulusan Tahun Pandemi

Hadi menyebutkan, jumlah peserta yang lulus passing grade kemudian di-ranking untuk memenuhi kuota 2, 5 dikali formasi calon praja, yaitu sebanyak 1.200 orang.

Namun, kata Hadi, karena terdapat 4 orang di 4 provinsi yang nilai SKD-nya sama diambang batas formasi, sehingga 4 orang tersebut diikutkan untuk tes berikutnya.

Di sisi lain, Kabupaten Mappi Provinsi Papua kekurangan 2 orang.

Sehingga, kata Hadi, jumlah total peserta yang dapat mengikuti tes berikutnya yaitu tes kesehatan tahap 1 sebanyak 3.022 orang.

"Jadi, 3.020 ditambah 4 orang dikurangi 2 orang. Sehingga total ada 3.022 peserta yang berhak mengikuti rangkaian tes SPCP selanjutnya," tutur Hadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.