Kompas.com - 07/09/2020, 13:24 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail di Solo, Jawa Tengah, Senin (7/9/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail di Solo, Jawa Tengah, Senin (7/9/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami dilema dalam menentukan sikap politiknya apakah abstain atau mendukung satu dari dua pasangan calon di Pilkada Solo 2020.

Diketahui, ada dua pasangan calon yang maju dalam kontestasi Pilkada Solo 2020.

Kedua pasangan itu adalah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDI-P dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), calon dari jalur perseorangan yang diusung ormas Tikus Pithi Hanata Baris.

"Kita dilema. Dalam artian, kan ada tiga sikap yang diatur di Undang-Undang itu. Sikap memilih pasangan A atau pasangan B. Apakah ikut Mas Gibran dan Pak Teguh (koalisi besar) ataukah kita bersama calon perseorangan, Pak Bagyo dan Pak Pardjo. Sikap ketiga yang dilindungi Undang- Undang, sikap abstain (golput)," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, di Solo, Jawa Tengah, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Dapat Dukungan PKS, Eks Perwira Polisi dan Mantan Anggota KPUD Jateng Ikut Pilkada Wonogiri

Dia mengatakan akan mempertimbangkan ketiga sikap itu dari berbagai sisi.

Dengan harapan ketika nantinya PKS menentukan satu dari tiga sikap itu yang tidak puas dengan keputusan itu sedikit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Salah satu pertimbangan kita kenapa agak berat memutuskan. Karena keputusan yang kita ambil 2020 ini nanti berpengaruh dengan suara PKS di 2024," jelasnya.

Ghofar menyebut keinginan PKS dari awal adalah bisa memunculkan pasangan calon sendiri di Pilkada Solo 2020 dengan membentuk koalisi partai politik.

Baca juga: PKS Resmi Usung Putra Mantan Rais Aam PBNU di Pilkada Jember

Namun, karena terganjal dengan elit parpol di tingkat pusat pembentukan koalisi yang dilakukan untuk melawan pasangan calon dari PDI-P itu tidak terwujud.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.