Pemkot Tasikmalaya Perluas Makam Khusus Covid-19 Jadi 6,3 Hektar

Kompas.com - 07/09/2020, 13:04 WIB
Ilustrasi makam. ShutterstockIlustrasi makam.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya, telah memperluas area pemakaman umum khusus bagi jenazah Covid-19 yang meninggal dunia.

Sampai sekarang terdapat dua lokasi lahan pemakaman umum yang totalnya memiliki luas 6,3 hektar.

Bahkan, lahan pemakaman dibagi dua klasifikasi untuk warga yang muslim dan muslim supaya memudahkan para petugas dalam proses pemulasaraannya.

"Lahan seluas 6,3 hektar untuk pemakaman jenazah Covid-19 terdapat di dua lokasi. Kita mendapatkan perluasan lahan di Kecamatan Tamansari untuk khusus muslim dan Kecamatan Kawalu untuk khusus nonmuslim," jelas Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, kepada wartawan di kantornya, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Sepenggal Cerita Penggali Makam Khusus Covid-19 di Surabaya: Ini Nyata, Sudah 1.500 Jenazah Dikuburkan

Budi menambahkan, bagi jenazah status muslim langsung diarahkan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Aisha Rashida.

Sedangkan pemakaman pasien meninggal Covid-19 berstatus non muslim langsung ditempatkan di lahan Yayasan Bakti berdekatan dengan komplek krematorium.

"Dua lahan tersebut masih luas dan baru sedikit yang dimakamkan di sana. Jadi kita ke depan tak akan kesulitan memakamkan jenazah covid dan orang tak dikenal karena bisa dikubur di dua TPU tersebut," tambah Budi.

Apalagi, lanjut Budi, pihaknya pernah menengahi permasalahan penolakan pemakaman pasien meninggal Covid-19 gara-gara lokasi lahan.

Baca juga: Jenazah Reaktif Covid-19 Diambil Paksa dan Dibawa Pakai Motor

Budi menjamin kalau permasalahan seperti itu di wilayahnya tak akan terulang lagi karena Pemkot telah memiliki lahan pemakaman yang sangat luas.

"Permasalahan seperti kemarin saya pastikan tidak akan terulang lagi, kita sekarang sudah punya lahan pemakaman yang luas. Tapi, ada juga jenazah pasien covid-19 yang dimakamkan mandiri oleh keluarganya masing-masing," tambah Budi.

Hal ini pun diharapkan Pemkot Tasikmalaya, lanjut Budi, kepada masyarakat yang keluarganya meninggal karena corona supaya tak kebingungan lagi untuk memakamkan jenazah jika tak memiliki lahan pemakaman keluarga di kampungnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X