Seorang PKL di Malioboro Meninggal karena Covid-19, Pemkot Yogyakarta Lakukan Tracing

Kompas.com - 06/09/2020, 22:01 WIB
Heroe saat memberikan penjelasan terkait klaster soto lamongan Rabu (2/9/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoHeroe saat memberikan penjelasan terkait klaster soto lamongan Rabu (2/9/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.COM - Seorang pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro, Yogyakarta, meninggal dan terkonfirmasi positif Covid-19. PKL itu setiap hari berdagang di zona tiga Malioboro.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, PKL itu tak berjualan karena sakit sejak 27 Agustus 2020.

PKL itu mengeluh demam, lemas, dan batuk. Ia pun beristirahat di rumah.

"Lalu pada tanggal 1 September 2020 yang bersangkutan periksa di puskesmas, keesokan harinya dibawa ke rumah sakit dan dilakukan rapid test, hasilnya reaktif," kata Heroe dalam keterangannya, Minggu (6/9/2020).

Hasil tes swab PKL itu keluar pada 4 September dan dinyatakan positif Covid-19. PKL itu meninggal pada sore hari dan dimakamkan pada malam hari di Kulonprogo.

Baca juga: Mulai Besok, Seluruh Kabupaten dan Kota di Banten Terapkan PSBB

Tracing

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, telah melakukan tracing pada Jumat malam. Dua ruas PKL di zona tiga telah diliburkan, sebanyak delapan orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua ruas itu yang jualannya berdekatan sudah kami liburkan. Tracing kepada kontak erat dengan almarhumah, baik itu di sekitar lapak maupun di rumahnya di daerah Wilayah Suryatmajan Kecamatan Danurejan Yogyakarta," jelas Heroe.

Heroe menambahkan, keluarga yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 itu adalah anak, menantu, dan cucunya.

Anak dan menantu sempat mengantar PKL itu berobat. Mereka juga menggantikan PKL itu berjualan di Malioboro.

Pemkot Yogyakarta meminta keluarga dan PKL yang kontak erat dengan pasien itu diminta melakukan karantina mandiri.

"Sementara pedagang PKL lainnya masih diizinkan untuk berjualan dan kondisi di Malioboro masih aman. Sebab yang kontak erat sudah diliburkan dan isolasi mandiri. Termasuk yang sempat shalat jemaah dengan almarhumah juga sudah diminta isolasi mandiri," ungkapnya.

 

Pemkot Yogyakarta masih mendalami dari mana PKL itu tertular virus corona baru atau Covid-19.

"Saat ini, jangan berspekulasi apapun terhadap kasus ini. Sebab yang positif ditemukan satu orang pedagang, yang lainnya menunggu hasil tracing. Kita berharap tidak meluas, makanya kita saat ini yang kontak erat kita periksa semua. Hasilnya nanti akan diambil," kata Heroe.

Heroe tak menjelaskan sampai kapan dua ruas PKL di zona tiga Malioboro ditutup. Keputusan itu ditentukan hasil tracing.

Baca juga: Pendakian Gunung Arjuno Dibuka, Satu Tenda Hanya Boleh Diisi Seorang Pendaki

Sampai saat ini, Pemkot Yogyakarta juga belum memeriksa pembeli. Mereka masih menunggu hasil tracing.

Sejak 18-27 Agustus 2020, terdapat 31.000 pengunjung yang mengisi QR code di Malioboro. Tercatat, pengunjung yang memasuki zona tiga sebanyak 3.500 orang.

"Kita sudah mempunyai nomor kontaknya (pengunjung). Saatnya nanti jika perlu untuk periksa akan kita hubungi melalui WhatsApp untuk periksa. Saat ini informasi yang disampaikan melakukan protokol Covid-19, terus pakai masker di manapun, tidak berkerumun, dan selalu cuci tangan. Serta mengurangi interaksi. Sambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh KPM di Pandeglang Dapat Beras Menggumpal, PT Pos Indonesia dan Bulog Langsung Menggantinya

Heboh KPM di Pandeglang Dapat Beras Menggumpal, PT Pos Indonesia dan Bulog Langsung Menggantinya

Regional
Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X