Mau Daftar ke KPU, Plt Bupati Kutai Timur Positif Covid-19, Punya Riwayat dari Jakarta

Kompas.com - 06/09/2020, 15:16 WIB
Plt Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang terpapar covid-19, hal ini diketahui dari hasil tes swab menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sama dengan PCR saat ia mau mendaftar ke KPU. 

Humas Kutai TimurPlt Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang terpapar covid-19, hal ini diketahui dari hasil tes swab menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sama dengan PCR saat ia mau mendaftar ke KPU.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Plt Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang dinyatakan positif Covid-19 saat test swab sebelum mendaftar menjadi paslon bupati dan wakil bupati Kutai Timur.

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesahatan Kutai Timur, Bahrani Hasanal, Kasmisi Bulang baru saja pulang dari Jakara.

Dilansir dari TribunKaltim.co, Bahrani menjelaskan kronologi awal mulanya orang nomor satu di Kutai Timur ini diketahui terpapar Covid-19.

Pada Senin (31/8/2020), Kasmidi melakukan rapid tes untuk perjalanan ke Tenggarong dan hasilnta non reaktif.

Baca juga: Sederet Kepala Daerah di Indonesia yang Positif Covid-19

Ia pun pergi ke Tenggarong pada Sealasa (1/9/2020). Di Tenggarong, ia bertemu dengan Sultan dan beberapa keluar sultan.

Setelah dari Tenggarong, Plt Bupati Kutai Timur menginap di Samarinda. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta pada Ranu (2/9/2020).

Kamis (3/9/2020), Kasmidi pulang ke Kalimantan Timur,

Karena akan mendaftar ke KPU, ia melakukan tes swab menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) dan dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Bakal Calon Bupati Solok Selatan Positif Covid-19, tak Hadir Saat Mendaftar ke KPU

“Karena persyaratan KPU Kutai Timur untuk Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, Jumat pagi (4/9/2020), beliau melaksanakan tes swab menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sama dengan PCR, hasilnya terkonfirmasi positif,” ungkapnya.

Dinkes Kesehatan kemudian melakukan tracing kontak erat plt Bupati Kutai Timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X