3 Bulan Keluar Penjara, Petani Aceh Timur Kembali Ditangkap Jualan Sabu

Kompas.com - 05/09/2020, 11:31 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Tim Polres Aceh Timur menangkap petani berinisial AL (50) di rumahnya Desa Tumpok Tengoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (4/9/2020). Petani ini baru tiga bulan lalu keluar dari penjara dalam kasus narkoba.

Polisi menyita barang bukti 13 bungkus sabu-sabu dan satu timbangan digital. Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro dalam keterangan persnya menyeutkan, awalnya polisi menerima informasi dari masyarakat tersangka kembali berjualan sabu-sabu.

Informasi itu lalu didalami petugas dan mengecek keberadaan pelaku.

“Ternyata pelaku di dalam rumah. Maka langsung ditangkap. Saat digeledah, ada 13 bungkus berbagai ukuran sabu-sabu siap edar,” kata Kapolres.

Baca juga: Seorang PNS di Aceh Timur Mencuri Puluhan Ponsel, Begini Modusnya

Sabu-sabu yang disita itu dengan total 72 gram lebih. “Saat ini kita mendalami teman-temannya dan seluruh jaringannya.

Dia dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 144 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara 20 tahun penjara,” terang Kapolres.

Kapolres mengapresiasi masyarakat yang berani melaporkan transaksi narkoba di desa. Dia mengajak masyarakat terus bekerjasama dengan polisi untuk menangkap seluruh pengedar sabu-sabu di Aceh Timur.

“Kami apresiasi keberanian masyarakat melaporkan transaksi sabu-sabu di sekitarnya. Ini langkah sukses kita bersama untuk memberantas narkoba,” pungkasnya.

Baca juga: Kasus Dokter Minta Pasien Buka Celana di Aceh Timur, Diklaim Sesuai Prosedur, Dilaporkan ke Polisi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X