Polisi Ringkus Kawanan Perampok Lintas Provinsi di Kalteng

Kompas.com - 04/09/2020, 22:08 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Polisi meringkus empat kawanan perampok lintas provinsi dari sebuah rumah di Perumahan Pandawa Blok 9 Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada Kamis (3/9/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

"Awalnya ada informasi dari masyarakat tentang orang baru di sekitarnya yang dicurigai. Setelah kita samakan dengan rekaman kamera CCTV, ciri-ciri pelaku dengan TKP pencurian di Sebabi, mirip. Kami berkoordinasi dengan Polres Kobar ternyata juga sama ciri-cirinya," ungkap Kasat Reskrim Polres Kotawaringin Timur AKP Zaldy Kurniawan kepada Kompas.com, Jumat (4/9/2020) petang.

Baca juga: Perampok ATM Bersenjata di Malang Teridentifikasi, Bertubuh Tinggi, Kurus, dan Berambut Panjang

Mendapat informasi keberadaan pelaku, Polres Kotawaringin Barat lalu menerjunkan personel Jatanras dibantu Polsek Pangkalan Banteng meluncur ke lokasi yang diduga dijadikan tempat persembunyian kawanan tersebut.

Dengan dukungan satu unit tim Resmob Polres Kotawaringin Timur, keempatnya berhasil diringkus.

TKP terakhir yang menjadi sasaran aksi pelaku yakni terletak di Jalan Ahmad Yani, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Baca juga: Amankan 7 CCTV, Polisi Kantongi Ciri-ciri Perampok ATM Bank Mandiri

Karena lokasi masuk wilayah hukum Polres Kotawaringin Barat, pelaku kemudian digelandang ke Polres Kotawaringin Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Para pelaku adalah Raymollah (47) warga Pekan Baru, Riau, Khairul Khalamsyah (45) dan Hermansyah (41), warga Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, serta Saiful Mardi (35), warga Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat," terang Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Andi Kirana.

Dikatakan Andi, pelaku melakukan pencurian menggunakan senjata tajam jenis parang di sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng pada Senin 8 Agustus sekitar pukul 02.40 WIB.

"Kawanan ini tidak segan menyerang korban dengan senjata tajam," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X