Banjir Terjang Kampung di Kabupaten Bogor, 2 Jembatan Putus, Warga Lari ke Perbukitan

Kompas.com - 04/09/2020, 16:48 WIB
Sejumlah petugas dibantu warga sekitar membangun jembatan darurat karena diterjang banjir di Kampung Citalahab Sentral RT. 03/09 Desa Malasari Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah petugas dibantu warga sekitar membangun jembatan darurat karena diterjang banjir di Kampung Citalahab Sentral RT. 03/09 Desa Malasari Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kampung Citalahab Sentral RT 03/09 Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diterjang banjir pada Kamis (3/9/2020) malam.

Bencana ini pun mengakibatkan sedikitnya lima rumah warga terendam, serta dua jembatan penghubung antar kampung ikut putus karena terbawa arus sungai.

"Iya betul (2 jembatan putus dan 5 rumah terendam), karena hujan deras yang cukup lama mengakibatkan Sungai Cikaniki di sana meluap," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani saat dihubungi Kompas.com, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: 50.450 Jiwa di Kabupaten Bogor Mengalami Krisis Air Bersih

Adam merinci, lima rumah yang terendam itu masing-masing dihuni 5 kepala keluarga terdiri dari 18 jiwa.

Di antaranya, sebut dia, rumah milik bapak Asep Saepudin terdiri 3 jiwa, Jaji 4 jiwa, Peri 3 jiwa, Solihin Agus 3 jiwa dan Odi 4 jiwa.

Dia pun memastikan bahwa dalam kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa. Begitu pula tidak ada warga yang mengungsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, hampir semua barang-barang milik warga rusak akibat air yang bercampur lumpur.

Kondisi saat ini, lanjut dia, BPBD Kabupaten Bogor bersama warga sedang melakukan gotong royong pembuatan jembatan darurat.

Baca juga: 21 Keluarga di Kabupaten Bogor Jadi Sumber Penularan Covid-19

"Sudah kondusif. Jadi untuk jembatan yang putus itu biasanya memang digunakan untuk ke kebun teh dan bisa dilalui motor. Panjang jembatan diperkirakan 18 meter dan lebar 1,5 meter," ungkapnya.

Hujan deras sejak sore, malamnya banjir

Sementara itu, Kepala Desa Malasari menyampaikan bahwa bencana tersebut bermula karena hujan yang cukup deras mulai pukul 17.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari.

Warga yang saat itu tengah beristirahat mendadak dikejutkan oleh air sungai yang meluap masuk ke dalam rumah mereka.

Rumah warga yang memang letak geografisnya berada di bawah kaki Gunung Halimun Salak itu langsung kena dampak banjir. Para warga pun spontan melarikan diri naik ke atas perbukitan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.