Orasi Politik, Susi: Saya Tak Bisa "Hidup Partai", Saya Mah "Hidup Rakyat"

Kompas.com - 04/09/2020, 16:46 WIB
Mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti menyampaikan orasi politik usai deklarasi pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin di Alun-alun Parigi Jumat (4/9/2020) KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAMantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti menyampaikan orasi politik usai deklarasi pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin di Alun-alun Parigi Jumat (4/9/2020)

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti diminta menyampaikan orasi politik usai deklarasi pasangan calon kepala daerah, Jeje Wiradinata-Ujang Endin, di Alun-alun Parigi, Jumat (4/9/2020).

Susi pun kemudian naik ke atas panggung untuk menyampaikan orasi politik.

Saat di atas panggung, Susi menyampaikan bahwa ia tidak tahu apa itu orasi politik.

"Susi teu nyaho orasi politik (Saya tak tahu orasi politik). (Yang dia tahu) Siapa yang bekerja tidak benar harus ditenggelamkan," jelas Susi disambut riuh tepuk tangan massa pendukung Jeje-Ujang.

Susi mengatakan, Jeje merupakan adik kelasnya saat duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Pangandaran.

Baca juga: Susi Pudjiastuti: Kalau Tak Pakai Protokol Kesehatan, Saya Tenggelamkan!

 

Kepada setiap pemimpin pemerintahan, baik itu kepala daerah maupun kepala desa, Susi kerap berpesan supaya menjadi pemimpin yang amanah.

"Pejabat pemerintah itu yang penting harus sayang rakyat. Benar enggak?" kata Susi kepada massa pendukung pasangan calon.

Susi mengaku tidak memiliki parpol. Oleh karenanya, ia bisa memarahi Jeje yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pangandaran jika Jeje tidak amanah kepada rakyatnya.

"Yang punya parpol enggak bisa memarahi (kepala daerah). Kepada Pak Jeje, saya katakan jika mau undang saya, mau enggak saya marahi di depan rakyatnya? Kalau enggak mau, teu kudu undang (enggak usah mengundang). (Lebih) Enak (saya) di rumah, bisa ngopi, tak kepanasan," ujarnya.

Pasangan Jeje-Ujang memiliki slogan Juara yang berarti Jeje Ujang Amanah Rakyat. Susi melanjutkan, Juara dalam hal ini harus juara dalam bekerja.

"Jeje-Ujang kudu juara gawe (harus juara dalam bekerja). Kerja untuk siapa? Untuk rakyat Kabupaten Pangandaran. Betul tidak?" tegas Susi.

Susi melanjutkan, orasi politiknya seperti yang disampaikan tersebut. Ia mengaku tidak bisa teriak-teriak hidup partai dan lainnya.

"Saya tak bisa hidup partai! Saya mah hidup rakyat! (Rakyat) harus sejahtera, keamanan, kenyamanan juga untuk rakyat. Bupati, wabup, kepala dinas ya gawe (harus bekerja)," jelasnya.

Pasangan Jeje-Ujang, lanjut Susi, harus berkomitmen menjadi juara dalam bekerja, juara membangun daerah, juara memenuhi kebutuhan rakyat dan melayani rakyat.

"Kita dukung Juara ini, tapi juara gawe. Partai kalau punya kader tak bisa gawe gak usah didukung. Moto partai di Indonesia harus bisa gawe," jelasnya.

Sebelumnya, pasangan Jeje-Ujang Endin menggelar deklarasi di Alun-alun Parigi, Jumat pukul 13.00 WIB. Pasangan ini diusung enam partai yakni PDI Perjuangan, PAN, PPP, PKS, Gerindra, dan Perindo.

Baca juga: Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Partai pengusung pasangan ini total meraih 30 kursi di DPRD Pangandaran.

Selain partai pengusung, pasangan Jeje-Endin juga mendapat dukungan dari partai non legislatif di DPRD Pangandaran yakni Partai Demokrat, Nasdem dan Berkarya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X