Kompas.com - 04/09/2020, 14:23 WIB
Ilustrasi pencuri SHUTTERSTOCKIlustrasi pencuri

KOMPAS.com- Para pengoleksi tanaman hias aglonema di Bandar Lampung dibuat khawatir dengan aksi maling aglonema.

Tak hanya terjadi di satu tempat, tercatat warga di beberapa lokasi melaporkan pencurian tanaman hias aglonema mereka.

Baca juga: Lagi Booming, Aglonema Jadi Incaran Pencuri

Lebih dari 10 aglonema dicuri

Pot milik Herdi (31) warga Kemiling yang kehilangan Aglonema. (FOTO: Istimewa) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Pot milik Herdi (31) warga Kemiling yang kehilangan Aglonema. (FOTO: Istimewa)
Warga Sepang Jaya, Way Halim bernama Asmanidar (39) melaporkan pencurian aglonema yang menimpanya pada akhir Agustus 2020 lalu.

Tak tanggung-tanggung, maling itu menggondol lebih dari 10 aglonemanya.

Diduga telah mengetahui secara mendalam tanaman tersebut, maling itu memilih jenis-jenis aglonema antik untuk dicuri.

"Ada lima jenis yang hilang, jumlahnya lebih dari sepuluh. Itu yang antik-antik jenisnya, harganya mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 350.000," kata dia.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Pasangan Ini Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan dari Jualan Aglonema

AGLONEMA?Eka Setyawati, warga Jalan Jambu Kota Madiun berada ditengah-tengah koleksi tanaman hias Aglonemanya yang dijual mulai Rp 50.000 hingga jutaan rupiah.KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI AGLONEMA?Eka Setyawati, warga Jalan Jambu Kota Madiun berada ditengah-tengah koleksi tanaman hias Aglonemanya yang dijual mulai Rp 50.000 hingga jutaan rupiah.

Beraksi dini hari, aglonema dicabut dari pot

Salah satu korban pencurian lainnya adalah Herdi (31), warga perumahan Deroyale Residence Sumber Agung, Kemiling.

Pada Kamis (3/9/2020), Heri kehilangan tiga tanaman aglonemanya.

Aksi maling tersebut terbilang nekat. Sebab mereka berani memasuki pekarangan rumah warga.

Maling itu kemudian mencabut tiga tanaman aglonema miliknya, masing-masing berjenis red ancamani, aglonema plastik dan pride sumatera.

"Pagi, pas keluar rumah, teras berantakan, penuh tanah. Aglonema saya dicabut dari pot," ujar dia.

"Kalau ditotal harganya bisa Rp 1,5 juta," lanjut Herdi. Aksi pencurian, kata Herdi, diperkirakan dilakukan pada dini hari.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor: Abba Gabrilin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X