13 Mahasiswa Jadi Tersangka Kasus Perusakan Ruang Paripurna DPRD Makassar

Kompas.com - 03/09/2020, 14:54 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 13 mahasiswa ditetapkan tersangka usai merusak fasilitas di ruang rapat paripurna DPRD Kota Makassar saat menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (1/9/2020).

"Hasil gelar perkara dari 16 yang diamankan 13 orang ditetapkan jadi tersangka. 3 lainnya tidak cukup bukti dan dijadikan saksi," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: Rusak Fasilitas Ruang Paripurna DPRD Makassar Saat Demo, 16 Mahasiswa Diamankan

Agus mengatakan, belasan mahasiswa tersebut kini mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Makassar.

Penahanan tersebut berlaku mulai hari ini hingga berkas perkaranya dinyatakan lengkap.

"Langkah penyidik selanjutnya merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke JPU," imbuh Agus.

Baca juga: Tuntut Transparansi Anggaran Covid-19, Aksi Mahasiswa di DPRD Makassar Berujung Ricuh

Sebelumnya, sebanyak 16 mahasiswa diamankan polisi usai merusak beberapa fasilitas ruang rapat paripurna kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar di Jalan AP. Pettarani, Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa (1/9/2020).

Aksi tersebut dilakukan saat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Korkom Tamalate menggelar aksi demo di kantor DPRD mengenai transparansi pengalokasian anggaran dana Covid-19.

Perusakan itu terjadi usai mahasiswa tidak berhasil menemui satu pun anggota DPRD Kota Makassar.

Para mahasiswa tersebut sebelumnya menginap di kantor DPRD Kota Makassar untuk memprotes penggunaan anggaran dana Covid-19 yang dianggap tidak transparan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X