Kompas.com - 02/09/2020, 19:34 WIB
Buaya muara sepanjang 4,5 meter saat dievakuasi BKSDA Jambi karena masuk ke pemukiman warga Kompas.com/SuwandiBuaya muara sepanjang 4,5 meter saat dievakuasi BKSDA Jambi karena masuk ke pemukiman warga

JAMBI, KOMPAS.com - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Rahmat Shaleh menyebutkan buaya muara sepanjang 4,5 meter yang masuk ke permukiman warga telah dievakuasi.

"Iya. Itu buaya muara (crocodylus porosus). Sudah kita evakuasi, nantinya akan dilepasliarkan di TN Berbak Sembilang," kata Rahmat saat dihubungi Kompas.com, melalui pesan whatsapp, Selasa (2/8/2020).

Masuknya buaya muara ke pemukiman warga, disebabkan lokasi tidak terlalu jauh dari sungai besar. Kemungkinan buaya mau mencari tempat bertelur.

Baca juga: Kerap Diburu, Kawanan Buaya Semakin Sering Muncul dan Meneror Warga

Warga Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjab Timur yang menemukan buaya itu di dalam parit. Tempatnya cocok untuk buaya ingin bertelur, karena ada air mengalir dan berlumpur.

Setelah buaya ditemukan, menjadi tontonan anak-anak dan warga setempat. Sehingga warga berinisiatif, untuk mengikat mulut dan kakinya.

Jarak tim BKSDA untuk ke lokasi penemuan cukup jauh. Tentu dengan terikatnya buaya, akan membuat aman warga yang melihat buaya itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan setelah dievakuasi, buaya tersebut dibawa ke tempat penitipan satwa Provinsi Jambi, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif oleh dokter hewan.

Setelah kondisinya dinyatakan sehat, tentu akan dilepasliarkan. Pertimbangan tempat pelepasan adalah wilayah dengan habitat yang masih terjaga dan jauh dari pemukiman warga.

"Rencananya kita akan lepasliarkan ke Taman Nasional Berbak Sembilang. Di sana, habitat buaya masih mendukung," tutup Rahmat.

Baca juga: Kerap Menyerang Warga, 2 Buaya Dipotong dan Dikafani dalam Ritual Adat



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X