Ada Tambahan 2 Kasus Positif Corona pada Klaster Soto Lamongan Yogya

Kompas.com - 02/09/2020, 18:10 WIB
Heroe saat memberikan penjelasan terkait klaster soto lamongan Rabu (2/9/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoHeroe saat memberikan penjelasan terkait klaster soto lamongan Rabu (2/9/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat 2 tambahan kasus positif Covid-19 pada klaster soto Lamongan di sekitar XT Square, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta sehingga total kasus positif pada klaster Soto Lamongan tersebut ada 13.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Rabu (2/9/2020).

"Ada tambahan kasus positif sebanyak 2 kasus pada klaster Soto Lamongan sehingga saat ini total positif sebanyak 13 kasus," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Tunggu Hasil Pemeriksaan 3 Pembeli Soto Lamongan

Ia menjelaskan, tambahan dua kasus positif tersebut didapat dari hasil tracing yang menyasar pihak keluarga.

Sekarang, Pemkot Yogyakarta melakukan tracing pada lingkungan keluarga, tempat tinggal hingga konsumen soto.

"Kedua orang tersebut masih keluarga," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Yogyakarta masih menunggu hasil pemeriksaan tiga orang yang sempat membeli soto Lamongan di sekitar XT Square, Yogyakarta.

"Dua orang yang beli dan makan di sana dan seorang yang beli dan makannya di rumah, saat ini sudah periksa. Tetapi hasilnya kita blm ada laporan," ucap Wakil Wali Kota Yogyakarta, sekaligus ketua harian gugus tugas penanganan Covid-19, Heroe Poerwadi saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Warung Soto Lamongan Jadi Klaster Covid-19 di Yogyakarta, Ini Imbauan Wawali

Dia menuturkan, beberapa orang telah melaporkan ke layanan kesehatan kebanyakan tidak merasakan gejala.

"Oleh karena itu, kita minta untuk isolasi mandiri dahulu atau segera periksa di layanan kesehatan terdekat," ujarnya.

Berdasarkan hasil tracing, ditemukan 10 orang positif Covid-19 dengan status tanpa gejala (OTG).

"Yang sudah di-tracing ada 25, terdiri dari keluarga dan pekerja di soto Lamongan. Sampai saat ini, ditemukan 10 orang terpapar Covid-19. Mereka semua berada dalam 1 rumah, ada yang suami dan anak, ipar dan pekerjanya," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X