Kompas.com - 02/09/2020, 17:58 WIB
ATM Bank Mandiri di Jalan Kawi Kota Malang dipagari polisi setelah ada upaya perampokan, Selasa (1/9/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKATM Bank Mandiri di Jalan Kawi Kota Malang dipagari polisi setelah ada upaya perampokan, Selasa (1/9/2020).

KOMPAS.com - Aparat kepolisian Polresta Malang Kota telah memeriksa empat orang saksi terkait aksi perampokan yang terjadi di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Jalan Kawi, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (31/8/2020) malam.

Empat orang yang diperiksa yakni satu orang teknisi dan satu sekuriti perusahaan vendor ARM Bank Mandiri yang menjadi korban dalam kejadian itu.

Sedangkan, dua orang saksi lainnya yakni merupakan warga yang kebetulan ada di sekitar lokasi saat kejadian.

"Saksi sementara masih empat," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Aziz Pratas Guspitus, dikantornya, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Tak Terima Ditegur karena Pakai Celana Pendek, Oknum TNI Tunggu Petugas Covid-19 hingga Sore Hari

Selain memeriksa empat orang saksi, polisi juga mengamankan tujuh Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar ATM Bank Mandiri.

Dari rekaman CCTV itu, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang melepaskan tembakan sebanyak tiga kali ke arah sekuriti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau yang nembak itu, dia tinggi, kurus, rambutnya agak panjang, 10 sampai 15 sentimeter, pakai buff," jelasnya.

Baca juga: Amankan 7 CCTV, Polisi Kantongi Ciri-ciri Perampok ATM Bank Mandiri

Sedangkan motor yang dikendarai pelaku yakni motor matic.

Aziz menduga, senjata yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya berupa airsoft gun. Dugaan itu setelah polisi menemukan peluru jenis gotri.

"Yang ditemukan peluru jenis gotri. Gotri ditemukan di pinggir trotoar ATM," ujarnya.

Baca juga: Polisi: Saksi Mengintip Lewat Jendela, Namun Tidak Berani Mendekat

Saat peristiwa itu terjadi, pelaku melepaskan tembakan sebanyak tiga kali.

Dari tiga tembakan tersebut, satu mengenai tangan sekuriti yang menyebabkan luka gores.

"Satpamnya luka, dia kena jari jempol tangan kanan. Luka gores peluru," ungkapnya.

Baca juga: Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan terjadi di mesin Anjugan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri, di Jalan Kawi, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Beruntung, aksi perampokan tersebut berhasil digagalkan satpam yang berjaga meskipun pelaku sempat mengeluarkan tembakan sebanyak tiga kali.

Tembakan itu mengenai pintu kaca ATM hingga pecah.

Baca juga: ATM Mandiri di Malang Dirampok, Pelaku Lepaskan Tembakan 3 Kali

Pelaku kabur menuju temannya yang menunggu di motor. Dalam posisi kabur, pelaku masih sempat mengeluarkan tembakan ke arah Indra yang berusaha mengejar.

Pelaku kemudian lari ke arah Jalan Tangkuban Perahu.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelakunya.

Baca juga: Detik-detik Tubuh Nila Diseret Buaya hingga Menghilang, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

 

(Penulis Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.