Viral, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-hidup, Para Tetangga Sampai Histeris

Kompas.com - 02/09/2020, 17:30 WIB
Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK saat menunjukkan foto seorang bayi yang dikuburkan ibunya di Takengon, Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah melakukan konferensi pers terkait kasus itu, Rabu (2/9/2020) KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPKasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK saat menunjukkan foto seorang bayi yang dikuburkan ibunya di Takengon, Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah melakukan konferensi pers terkait kasus itu, Rabu (2/9/2020)

 

Bayi dikubur dalam keadaan masih menangis

Lubang galian itu memiliki kedalaman sekitar 40 sentimeter dengan lebar kira-kira 50 sentimeter dan panjang sekitar 30 sentimeter.

"Setelah itu tersangka mengambil bayi itu ke belakang rumah, membuka kain bendongan, dan menguburkan bayi itu dalam keadaan masih menangis," sebut Agus.  

Tersangka kemudian kembali tidur ke dalam rumah. Tidak lama kemudian, dua orang tetangga yang mendapat laporan dari H datang ke rumah SM.

Saat dicecar kedua orang itu, SM tidak mengakui ada bayi yang baru lahir. Meskipun sudah didesak, namun SN bersikukuh tidak mengakui.

Tetangga sisir pekarangan pelaku, temukan bayi terkubur

Mereka kemudian menyisir bagian dalam rumah, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan bayi.

Baru kemudian setelah dicari ke belakang rumah itu, ditemukan sebuah lokasi seperti lubang yang baru ditimbun.

Warga yang terus bertambah jumlahnya kemudian menggali tanah itu, dan benar saja bayi laki-laki tersebut ditemukan terkubur dan masih dalam keadaan bernyawa.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Sebuah video memperlihatkan seorang bayi dikubur hidup-hidup viral di media sosial. Menurut informasi yang diperoleh dari warga, kejadian ini terjadi di Dusun Lukup Badak, Kampung Simpang Kelaping, Pegasing, Aceh Tengah. Bayi yang dikubur hidup-hidup dilakukan oleh seorang ibu berusia 35 tahun. Kejadian malang menimpa bayi ini diketahui terjadi pada hari Senin (31/8/2020). Berawal dari seorang anak berusia 10 tahun sedang bermain di belakang rumahnya, ia menemukan timbunan tanah yang mencurigakan. Lalu si bocah melaporkan adanya keanehan tersebut kepada neneknya, sehingga neneknya memberitahukan kepada warga sekitar. Warga pun berbondong-bondong ke lokasi kejadian. Sesampai di lokasi, warga langsung membongkar timbunan tanah dan menemukan seorang bayi yang baru saja dilahirkan dalam kondisi terkubur. Saat diselamatkan, bayi malang itu masih dalam kondisi hidup dan menangis. Bayi malang itu langsung dilarikan ke Puskesmas Pegasing, Aceh Tengah dan selanjutnya di bawa ke RSUD Datu Beru Takengon. Sampai di RSUD Datu Beru, nyawa bayi tidak dapat tertolong dan dikabarkan telah meninggal dunia. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

A post shared by Serambi Indonesia Daily (@serambinews) on Sep 1, 2020 at 2:22am PDT

Bayi tersebut akhirnya meninggal

Sejumlah orang kemudian membawa bayi bersama ibunya tersebut ke RSU Datu Beru Takengon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Namun bayi itu meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," tambah Agus Riwayanto.

Saat konferensi pers berlangsung, SM turut dibawa bersama sejumlah tersangka lain yang terkait kasus Narkoba dan pencurian.

SM saat itu tampak menggunakan kursi roda karena masih dalam perawatan pasca persalinan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X