Viral, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-hidup, Para Tetangga Sampai Histeris

Kompas.com - 02/09/2020, 17:30 WIB
Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK saat menunjukkan foto seorang bayi yang dikuburkan ibunya di Takengon, Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah melakukan konferensi pers terkait kasus itu, Rabu (2/9/2020) KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPKasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK saat menunjukkan foto seorang bayi yang dikuburkan ibunya di Takengon, Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah melakukan konferensi pers terkait kasus itu, Rabu (2/9/2020)

TAKENGON, KOMPAS.com - Video evakuasi bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 31 Agustus 2020 lalu. 

Perempuan yang tega mengubur bayinya hidup-hidup adalah SM (36), warga Kampung Kala Nareh di Aceh Tengah. 

Dalam video yang viral beredar, tampak warga menemukan bayi yang dikubur di kedalaman kurang dari 1 meter.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu langsung dimandikan. Para ibu tetangga pelaku histeris melihat bayi tersebut masih hidup. Sementara tali pusar bayi belum terlepas. 

Polres Aceh Tengah pun segera mengamankan pelaku. Pada Rabu (2/9/2020), Polres Aceh Tengah pun akhirnya menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut. 

Baca juga: Duduk Perkara Kasus Mayat Pelajar SMP dalam Karung, Pembunuhnya Mengaku Punya Dendam

Bayi hasil hubungan gelap

Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK mengatakan, pelaku adalah seorang ibu rumah tangga yang masih bersatus istri sah seorang pengguni rutan di Aceh Tenggara.

"Suami pelaku masih ada, dan sedang menjalani hukuman di Aceh Tenggara," kata Sandy Sinurat dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah, Rabu. 

Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap SM dengan seorang pria lain yang tidak mau bertanggungjawab.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK membeberkan kronologi peristiwa memilukan tersebut.

Awalnya, SM melahirkan sendiri tanpa pertolongan bidan pada pukul 10.000 WIB. 

"Pelaku kemudian membersihkan badan bayi itu dengan menggunakan kain batik berwarna cokelat, dan membedong bayi itu dengan kain panjang layaknya bayi lahir secara normal, meski ari-ari belum dicabut," kata Agus.

Baca juga: Pertama di Aceh, Dokter Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Panik saat anaknya akan lapor polisi

Bayi yang baru lahir itu kemudian ditidurkan. Namun pukul 14.30 WIB, anak laki-laki SM berinisial H (10) pulang ke rumah.

"H kemudian bertanya siapa anak itu kepada ibunya. Kemudian SM menjawab bahwa bayi itu adalah adiknya," ucap Agus.

Namun bocah itu tidak percaya terhadap ucapan ibunya dan mengancam akan melapor ke polisi.

Bocah itu kemudian lari ke luar rumah, sementara karena merasa takut, SM langsung berencana menguburkan bayinya hidup-hidup.

"Tersangka kemudian mengambil cangkul yang berada dibawa kursi, dan menggali lubang untuk mengubur anaknya," lanjut Agus. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

Regional
Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Seorang Istri Tewas Dibunuh Suaminya Gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Begini Ceritanya

Regional
Dentuman Misterius di Bali, BMKG Catat Anomali Sinyal Berdurasi 20 Detik

Dentuman Misterius di Bali, BMKG Catat Anomali Sinyal Berdurasi 20 Detik

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 Januari 2021

Regional
Bikin Kontroversi Saat di Bali, Pria Asal Rusia Dideportasi

Bikin Kontroversi Saat di Bali, Pria Asal Rusia Dideportasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Januari 2021

Regional
Perjalanan Turis Rusia Sergei Kosenko, Ceburkan Diri Bersama Motornya di Bali, Kini Dideportasi

Perjalanan Turis Rusia Sergei Kosenko, Ceburkan Diri Bersama Motornya di Bali, Kini Dideportasi

Regional
Bocah 9 Tahun Tewas di Penampungan Air Resapan Sampah TPA Mojokerto

Bocah 9 Tahun Tewas di Penampungan Air Resapan Sampah TPA Mojokerto

Regional
Polisi: Sebelum Dentuman Misterius di Bali, Warga Lihat Benda Bersinar di Langit

Polisi: Sebelum Dentuman Misterius di Bali, Warga Lihat Benda Bersinar di Langit

Regional
Kisah Tragis Seorang Istri, Tewas Dibunuh Suami Gegara Uang Habis untuk Belanja

Kisah Tragis Seorang Istri, Tewas Dibunuh Suami Gegara Uang Habis untuk Belanja

Regional
Soal Suara Dentuman Misterius yang Gemparkan Warga di Bali, Ini Penjelasan BMKG

Soal Suara Dentuman Misterius yang Gemparkan Warga di Bali, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Menghilang Setahun, Seorang Pria Dilaporkan Mertua Saat Hendak Temui Anak Istrinya

Menghilang Setahun, Seorang Pria Dilaporkan Mertua Saat Hendak Temui Anak Istrinya

Regional
2.094 Tenaga Kesehatan di Manado dan Tomohon Sudah Divaksin Covid-19

2.094 Tenaga Kesehatan di Manado dan Tomohon Sudah Divaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X