Kasihan Orangtua, Pelaku Pembacokan yang 7 Bulan Buron Serahkan Diri

Kompas.com - 01/09/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

 

KULON PROGO, KOMPAS.com –Seorang pelaku pembacokan menyerah setelah tujuh bulan melarikan diri dari kejaran reserse Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Polisi menangkap pembacok bernama Caesar Arya Kusuma (Arya) setelah tiba di rumahnya di Kalurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta pada 25 Agustus 2020 lalu.

Pekerja serabutan berumur 27 tahun ini tak melawan ketika polisi menangkapnya.

"Saya pulang. Saya suruh telepon nomor (polisi) itu," kata Arya sebelum kembali ke ruang tahanan Polres Kulon Progo, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Suami Pembunuh Istri di Singkawang Buka Celana Korban untuk Kelabui Polisi

Arya anggota geng yang suka melakukan kekerasan di jalanan Yogyakarta. Kelompok mereka ini membuat keributan dengan mengejar anggota kelompok lain yang berada di wilayah Kulon Progo pada 1 Februari 2020.

Mereka bersenjata pedang dan senapan angin dalam aksi mengejar kelompok lain itu.

Arya tidak sendiri. Ia mengikuti dua oang lainnya yakni Santang Yulianto (37) asal Sendangagung, Minggir, Sleman dan Abraham Brian Erlangga (26) asal Godean, Sleman.

“Saya ingin balas dendam (pada kelompok lain),” kata Arya.

Dua orang menjadi korban akibat aksi Santang dan kawan-kawan pada pukul antara 18.00 – 20.00 WIB ketika itu.

Salah satu korban bernama Marsudi (43) asal Banjararum, Kapanewon (kecamatan) Kalibawang, yang mengalami luka sabetan pedang pada kepala belakang dan memar pada muka akibat dipukul pakai popor senapan angin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Regional
Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X