Tuntut Transparansi Anggaran Covid-19, Aksi Mahasiswa di DPRD Makassar Berujung Ricuh

Kompas.com - 01/09/2020, 17:40 WIB
Beberapa mahasiswa HMI saat memasuki ruang rapat paripurna kantor DPRD Kota Makassar yang berada di lantai 3, Selasa (1/9/2020). Dok IstimewaBeberapa mahasiswa HMI saat memasuki ruang rapat paripurna kantor DPRD Kota Makassar yang berada di lantai 3, Selasa (1/9/2020).

KOMPAS.com - Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Korkom Tamalate, Makassar, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berujung ricuh, Selasa (1/9/2020).

Sebanyak 16 mahasiswa diamankan polisi setelah merusak beberapa fasilitas ruang rapat paripurna kantor DPRD Kota Makassar yang berada di Jalan AP. Pettarani, Kecamatan Rappocini.

"Sudah 16 yang diamankan dan kini semuanya masih diperiksa di Polrestabes Makassar," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus melalui telepon, Selasa siang.

Baca juga: Rusak Fasilitas Ruang Paripurna DPRD Makassar Saat Demo, 16 Mahasiswa Diamankan

Kronologi

Menurut Supriady, aksi anarkis dipicu saat mahasiswa tak berhasil bertemu dengan perwakilan dari anggota DPRD Kota Makassar.

Para mahasiswa tersebut memprotes penggunaan anggaran Covid-19 yang dianggap tidak transparan.

Akhirnya, menurut Supriady, sekitar pukul 11.00 WITA, para mahasiswa menggeruduk ruang rapat paripurna anggota DPRD yang berada di lantai 3 dan melakukan perusakan.

Mahasiswa merusak dan membanting kursi, meja hingga papan presidium yang ada di dalam ruangan itu.

Baca juga: Polisi Buru Provokator Penyerangan yang Berujung Penembakan 3 Warga Makassar

Aparat dikerahkan

Sementara itu, saat ini polisi telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Selain itu, aparat berjaga-jaga terkait aksi susulan.

Menurut Supriady, sebelumnya para mahasiswa telah menginap di di gedung DPRD Kota Makassar.

Selain menuntut transparansi anggaran, mahasiswa juga pengalokasian dana Covid-19 dan mendesak pemerintah dan DPRD Kota Makassar membuat portal online pengelolaan anggaran dana COVID-19.

Baca juga: Dramatis, Sekuriti Gagalkan Perampokan ATM di Malang, Terdengar 3 Kali Tembakan

(Penulis: Kontributor Makassar, Himawan | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Regional
Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Regional
Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Regional
Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Regional
145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

Regional
Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Regional
Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Regional
179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

Regional
7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Regional
Sembuh dari Corona, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di Labuan Bajo Ditahan Jaksa

Sembuh dari Corona, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di Labuan Bajo Ditahan Jaksa

Regional
Duduk Perkara Kasus Kristen Gray hingga Akhirnya Dideportasi bersama Pasangan Wanitanya

Duduk Perkara Kasus Kristen Gray hingga Akhirnya Dideportasi bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Heboh Kasus Kristen Gray, Warga AS di Bali yang Dideportasi karena Cuitan di Twitter

Heboh Kasus Kristen Gray, Warga AS di Bali yang Dideportasi karena Cuitan di Twitter

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X