Kompas.com - 01/09/2020, 16:40 WIB
Kepala DPPAD Papua, Christian Sohilait KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKepala DPPAD Papua, Christian Sohilait

JAYAPURA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua menyambut baik rencana Kementerian Pendidikan Kebudayaan memberikan bantuan subsidi kuota internet kepada siswa dan guru.

Namun, kebijakan itu dinilai tak terlalu mendukung penerapan belajar jarak jauh di Papua.

Kepala DPPAD Papua Christian Sohilait mengatakan, 55 persen pelajar di Papua berada di wilayah yang belum memiliki akses internet.

"Kita punya siswa di Papua itu 600.080 orang, dari jumlah tersebut yang bisa mengakses internet hanya 45 persen saja, sisanya masih offline, jadi hanya sekitar 200.000-an siswa yang daring (online)," ujar Christian di Jayapura, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Video Viral Pasangan Mesum di Siang Hari, Walkot Tutup Taman Maramis

Meski begitu, Christian tetap mendukung kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu. Kebijakan itu bermanfaat bagi pelajar di seluruh Indonesia.

Hanya saja, Christian berharap ada petunjuk teknis penerapan belajar jarak jauh untuk siswa yang tinggal di wilayah yang belum tersentuh internet.

"Pada intinya kami masih menunggu petunjuk teknisnya secara resmi dari pemerintah pusat agar dapat diterjemahkan secara baik di daerah," kata dia.

Menurutnya, ada beberapa hal lain yang harus dipikirkan untuk menyediakan layanan pendidikan bagi pelajar.

"Itu baru kita bicara tentang kuota, sekarang bagaimana anak-anak yang tidak punya ponsel," kata dia.

Sejauh ini, DPPAD Papua telah menerapkan beberapa program untuk mendukung aktivitas belajar jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Seperti bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) untuk penerapan proses belajar mengajar.

Baca juga: Sumbar Ciptakan Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19

Pemprov Papua juga membagikan 1.500 radio kepada siswa. Tapi, hal itu dinilai belum menjadi solusi untuk seluruh siswa di Papua.

"Radio yang telah kita bagi sekitar 1.500 unit, HT belum ada tapi itu jadi salah satu solusi," ujar Christian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X